493 Murid SMKN 5 Palembang USBN Pakai Smartphone, Lebih Simpel

SMK Negeri 5 Palembang tahun ini kembali menggunakan telepon genggam pintar (smartphone) sebagai alat untuk Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN)

493 Murid SMKN 5 Palembang USBN Pakai Smartphone, Lebih Simpel
MELISA/TRIBUNSUMSEL.COM
SMK Negeri 5 Palembang tahun ini kembali menggunakan telepon genggam pintar (smartphone) sebagai alat untuk Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - SMK Negeri 5 Palembang tahun ini kembali menggunakan telepon genggam pintar (smartphone) sebagai alat untuk Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ini terlihat saat Tribunsumsel.com menyambangi SMKN 5 Palembang, sebanyak 493 murid kelas XII mengikuti USBN tak lagi memakai kertas namun sudah menggunakan smartphone berbasis android.

Waktu pengerjaan pun sama seperti mengisi soal dari kertas, yakni 120 menit. Jumlah soal sebanyak 45, 40 pilihan ganda dan 5 menjawab soal essai tetap memakai kertas yang disediakan.

Seorang siswa kelas XII jurusan Teknik Produksi Program Pertelevisian 4, SMKN 5 Palembang, Evi Saski Yulanti mengatakan setelah selesai mengerjakan soal ujian lebih senang ujian memakai smartphone daripada mengisi soal di kertas.

"Lebih simple aja, kan zaman sekarang sudah canggih jadi ya mengikuti jaman dong. Ujiannya sama saja kayak ngisi jawaban di kertas gak bisa contekan juga," ujarnya, Senin (11/3/2019).

Dia juga mengatakan selama mengerjakan soal USBN dirinya tidak bisa membuka aplikasi lain selain aplikasi untuk ujian, yakni aplikasi yang diunduh di playstore bernama Exam Bro.

"Ya mana bisa nyontek, buka aplikasi lain aja gak bisa karena sekolah sudah mengatur agar kami tidak bisa membuka aplikasi selain aplikasi Exam Bro ini," jelasnya.

Selama menjawab soal-soal yang ada di aplikasi Exam Bro ini apabila dia ragu dengan jawabannya atau ingin mengubah jawaban soal bisa dikembalikan ke nomor yang ingin dia perbaiki. "Misal saya ingin perbaiki jawaban soal nomor 11, saya bisa geser soalnya ke nomor 11 dan memperbaiki jawaban saya," katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 5 Palembang, Zulfikri menambahkan penyelenggaraan USBM menggunakan smartphone berbasis android ini sudah berjalan selama 1 tahun.

"Sebelum melaksanakan USBN menggunakan smartphone ini tentunya kami survei terlebih dahulu, dan alhamdulillah 100 persen murid kami menyanggupi dan senang ujian pakai smartphone," ujarnya.

Dia juga mengatakan ada sebanyak 493 murid kelas XII yang ikut USBN dan memakan 30 ruangan kelas. "1 kelasnya itu ada 18-20 murid. Pelaksanaan USBN selama 8 hari," katanya. (Elm)
Area lampiran

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved