Mat Hasan Warga Mangga Besar Prabumulih Tipu Teman Untuk Dagang Sapi

Mat Hasan (51) warga Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, harus merasakan mendekam di sel tahanan

Mat Hasan Warga Mangga Besar Prabumulih Tipu Teman Untuk Dagang Sapi
ISTIMEWA
Mat Hasan. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Mat Hasan (51) warga Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, harus merasakan mendekam di sel tahanan dengan waktu yang cukup lama.

Mat Hasan diringkus Tim Gurita Satreskrim Polres Prabumulih akibat ulahnya melakukan penipuan dengan modus pinjam uang untuk modal dagang sapi. Pelaku diamankan berikut barang bukti pada Kamis (7/3/2019) sekira pukul 06.30.

Mat Hasan diringkus polisi yang mendapat laporan dari Arbain (49), warga Jalan Alipatan, di SPKT Polres Prabumulih pada awal November 2018 lalu.

Pelaku dilaporkan Arbain karena meminjam uang Rp 57 juta untuk modal berdagang sapi namun tak kunjung dikembalikan.

"Pertama pinjam Rp 27 juta dan kedua Rp 30 juta, menurut dia mau dagang sapi lalu hasilnya akan dibagi dua. Karena sudah kenal lama dan tergiur hasil dibagi dua lalu saya berikan pinjaman namun hingga saat ini tak dikembalikan," ungkap korban Arbain.

Arbain menuturkan dirinya sudah beberapa kali melakukan upaya penagihan untuk meminta uang dikembalikan namun bukannya membayar tapi pelaku justru sering menghindar. "Tiap di tagih menghindar terus dan tidak dibayar-bayar makanya saya lapor polisi," katanya.

Bukannya mengembalikan uang korban, Hasan justru menghindar apabila ditagih. "Sudah sering ditagih tapi dia menghindar dan kadang menghilang, makanya saya laporkan ke polisi," ujar Arbain kepada petugas yang memeriksanya.

Mendapat laporan itu Timsus Gurita Satreskrim Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku ketika pulang dari pelariannya menghindari korban.

Kepada petugas, Hasan mengakui perbuatannya dan mengaku uang yang pertama dipinjam benar-benar digunakan untuk jual beli sapi dan keuntungannya telah diberikan kepada korban.

"Pinjam pertama sudah saya kembalikan, yang kedua uangnya saya pinjamkan lagi samo Wahyu, sampai sekarang belum dikembalikan jadi belum bisa saya serahkan ke dia," ungkapnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil menangkap pelaku penipuan dan penggelapan tersebut.

"Pelaku sudah kita amankan, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan. Jika terbukti tentu akan kita jerat Pasal 372 atau pasal 378 tentang penipuan atau penggelapan," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved