2 Pelajar Tenggelam Tak Bisa Berenang di Sungai Bendungan, Musirawas Ditemukan

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- Dua remaja yang tenggelam diduga karena tak bisa berenang saat mandi di Sungai Bendungan Desa T2 Purwakarya Kecamatan P

2 Pelajar Tenggelam Tak Bisa Berenang di Sungai Bendungan, Musirawas Ditemukan
IST
Jenazah Adhe dan Heru saat dievakuasi warga, BPBD, Basarnas menuju puskemas, Kecamatan Purwodadi. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- Dua remaja yang tenggelam diduga karena tak bisa berenang saat mandi di Sungai Bendungan Desa T2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sabtu (23/2/2019) kemarin ditemukan.

Heru Panji Yuda Tama (13) ditemukan pukul 17.30 WIB dalam keadaan tertelungkup didalam air berjarak 30 meter dari lokasi awal ia terpeleset.

Sementara Adhe Eka Setio Wibowo (13) ditemukan oleh warga Minggu (24/2) dinihari sekira pukul 00.06 WIB beberapa meter dari lokasi temannya Heru ditemukan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Mura, Paisol mengatakan usai ditemukan Heru langsung diangkut oleh tim gabungan menuju puskesmas.

"Kemarin sudah melakukan otopsi penyebab kematiannya, kemudian langsung diserahkan kepada keluarganya," terang Paisol pada Tribunsumsel.com.

Sedangkan jenazah Adhe pasca ditemukan langsung dibawa ke Puskesmas, kemudian dilakukan otopsi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarganya.

"Rencananya hari akan dimakamkan oleh pihak keluarganya," ujar Paisol.

Tenggelamnya dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu, bermula saat keduanya jalan - jalan kebendungan Desa T2 untuk berwisata dan mandi disungai.

"Saat mandi salah dari mereka terpeleset dan tidak bisa berenang, melihat kejadian itu temannya berupaya membantu. Namun ikut terpeleset dan tenggelam juga," tambah Paisol.

Pada pukul 15.00 WIB TRC BPBD Musi Rawas baru mendapat informasi dari masyarakat mengenai kejadian tersebut.

Kemudian TRC BPBD Musi Rawas, bersama Unit Siaga SAR Musi Rawas, Polsek Purwodadi, Bhabinsa Purwodadi, Bhabinsa Megang Sakti dan masyarakat langsung melakukan pencarian.

"Dalam pencarian kemarin kita menurunkan satu unit Perahu LCR, satu unit Perahu Rafting untuk melakukan penyelaman sircle menggunakan perahu LCR di lokasi keduanya tenggelam," terangnya.

Paisol mengimbau masyarakat dan anak-anak untuk sementara tidak mandi di sungai atau bendungan tersebut, mengingat saat ini curah hujan cukup tinggi.

"Kita khawatir nanti bisa terseret arus, karena debit air saat ini sedang tinggi," imbaunya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved