Video

Video : Desainer Lokal dan Nasional Tunjukan Busana Terbaik

Mengusung tema Rise and Shine, festival busana dan kuliner yang baru pertama digelar di PIM ini akan menghadirkan 23 desainer lokal dan nasional.

TRIBUNSUMSEL.COM - Gelaran istimewa Palembang Fashion and Food Festival 2019 resmi dibuka di atrium Palembang Indah Mall (PIM), Jumat malam (22/02/2019).

Mengusung tema Rise and Shine, festival busana dan kuliner yang baru pertama digelar di PIM ini akan menghadirkan 23 desainer lokal dan nasional dengan karya andalan masing-masing dan ada 50 stand makanan dari pengusaha UMKM Palembang.

Acara yang menghadirkan ketua TP PKK Febryta Lustia Herman Deru menyampaikan dalam kata sambutannya ajang event ini adalah cara kita mempwrkenalkan budaya.

"Untuk penyelenggara acara acara yang mengajak Kabupaten di Sumsel, jadi mereka bisa memprkenalkan produk dr kabupatennya masing suoaya lebih dikelan hal layak luas," katanya. Jum'at (22/2/19) malam.

"Semoga kuliner fesyen kita terus dilestarikan, dan tidak hanya pada event tertentu saja tapi setiap hari," tambahnya.

Sementara itu Brilianto salah seorang desainer dari 'Brilianto' mengusung tema pkaian kekinian yaitu 'Blue lagoon'.

Brilianto menjelaskan sebutan Laguna biru yang berarti cekungan atau gugusan pasar yang ada di bibir pantai.

"Inspirasi karena itu tapu bukan berarti baju mantai yah tapi motif atu objek-objek yang aku pakai itu dari laut, seperti siluet ikan,tali tambang dan lain-lain," ungkapnya.

"Kalau penggunaan warnanya itu ada waena palet dari gradasi puti hingga biru tua seperti Blue Lagoon nya sendiri," tambahnya.

Lanjut Brilinato kekuatan busananya kali ini itu terletak pada sulam tangannya, dan pada smabungan kain busan itu sendiri.

"Sulam tangan yang diaplikasikan di kain jumputan, dan denim, mengapa denim karena semua orang pasti punya jins nggak ada matinya jins itu, kenapa di gabung jadi denimnya itu yang kekinian tanpa meninggalkan budaya kita paki jumputan," jelasnya.

Koleksi busananya juga lebih casual dan tidak membatasi usia, dari muda hingga dewasa semua biasa mengenakan busana yang satu ini.

"Konsepnya casual, bisa banget dipakai sehari, ngampus gitu kan, kalau mau kekantor bisa oakair outer nya aja, mau kondangab bajunya blue lagoon bawahnya kain bisa," ujarnya.

"Pokoknya kalau mau terlihat unik, modis dan terlihat enerjik cocok banget sama busana yang aku tawarkan," katanya.

Untuk penampilan busananya kali ini ia juga melakukan kerja sama dengan sepatu yang dipakai para peraganya adalah sepatu milik Tigah Home desainer asal Bandung.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved