Berita Palembang

Hasil Scanning Bidan YL yang Dirampok dan Diperkosa di Rumah Dinas di OI , Ada Pendarahan di Hidung

TRIBUNSUMSEL.COM ,PALEMBANG - Berdasarkan hasil scanning yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, ditemukan pendarahan di bagian sinus dan p

Hasil Scanning Bidan YL yang Dirampok dan Diperkosa di Rumah Dinas di OI , Ada Pendarahan di Hidung
Sripo/ Berry
Tempat Kejadian Perkara Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa 

TRIBUNSUMSEL.COM ,PALEMBANG - Berdasarkan hasil scanning yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, ditemukan pendarahan di bagian sinus dan pembengkakan di jaringan pipi bidan YL (27).

Luka tersebut akibat kekerasan yang didapat oleh bidan YL pasca menjadi korban perampokan sekaligus pemerkosaan di rumah dinas bidan desa (Bides) Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) beberapa waktu lalu.

"Tapi secara keseluruhan, hasil scanning menunjukkan perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya.

Meskipun dia (bidan YL) ada bengkak akibat pendarahan di bagian sinus dan ada bengkak di jaringan pipinya juga.

Tapi lebam-lebamnya sudah mulai menghilang,"ujar Kasubbid Yanmeddokpol, RS Bhayangkara Dr Yunita L. Mars, Kamis (21/2/2019).

"Selain itu pendarahan di mata korban juga masih ada. Itu sudah di konsultasikan ke dokter mata.

Tapi secara keseluruhan, fungsi penglihatan korban dalam keadaan baik,"tambahnya.

Berbeda dengan hari sebelumnya, saat ini bidan YL sudah tidak merasakan pusing di kepalanya. Namun, keluhan sakit di tenggorokan saat menelan makanan masih tetap dirasa olehnya.

"Rasa sakit di leher korban karena berdasarkan keterangannya, dia sempat dicekik dengan kain oleh pelaku. Kemungkinan besok kita akan minta pada dokter yang merawatnya agar korban juga mendapat penanganan dari dokter THT,"ungkapnya.

Selain itu, kondisi psikis bidan YL juga mulai menunjukan perkembangan yang lebih baik. Hal ini ditunjukan dengan reaksi bidan YL yang sudah mulai berangsur aktif berkomunikasi pada orang lain.

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved