Video

Video : Dua Pelaku Jambret Di Jakabring Babak Belur Di Hajar Warga

Dua sekawan yang menjambret di Jalan Gubernur H Ahmad Bastari, di Depan Lipo Plaza Jakabarang Palembang babak belur dihajar massa, Selasa (19/2/2019).

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dua sekawan yang menjambret di Jalan Gubernur H Ahmad Bastari, di Depan Lipo Plaza Jakabarang Palembang babak belur dihajar massa, Selasa (19/2/2019), sekitar pukul 21.10.

Petugas Pidum (pidana umum) Polresta Palembang yang sedang patroli langsung mengamankan kedua pelaku.

Adapun pelaku yang diamankan yakni Aldi Chandra (19 tahun), dan AD (16 tahun), keduanya warga Jalan Kayu Are Dusun Desa Soak Bato Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Saat dimintai keterangan, AD mengaku khilaf lantaran melihat korban sedang main HP di jalan.

• Punya Hobby Jahil, Baim Wong Janjikan Hadiah Spesial Bagi Prankster Indonesia, Ini Persyaratannya

• 33 Warga Korban Banjir di Rupit Muratara Terkena Gatal-gatal dan Diare

"Awalnya tidak ada niat, kami jalan-jalan biasa. Lalu melihat dia yang sedang menelepon. langung saja kami rampas HP korban," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, aksi jambret tersebut baru pertama kali mereka lakukan

"Baru kali inilah pak, karna kebetulan di sana akhirnya kami jambret dia," ujarnya.

Aksi kedua pelaku ini dilakukan saat mereka melintas di depan Lippo Plaza Jakabaring.

Keduanya menjambret handphone Anggi Erzal Lucky (20), warga Jalan Jaya IV Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian merk. Xiomi Redmi 4 X seharga Rp.1, 5 Juta.

"Benar pelaku diamankan petugas, saat petugas kita sedang melakukan patroli di seputaran TKP, melihat adanya keramaian, dan diketahui ada dua pelaku jambret dimassa, pelaku langsung kita amankan," Ungkap Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukaman, Rabu (20/2/2019),

Selain mengamankan dua pelaku pihakanya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 buah HP milik korban dan 1 unit motor Honda Beat wara ptih biru tanpa Plat, milik pelaku untuk melakukan kejahatannya.

"Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman penjara 5 tahun," ungkapnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved