Ternyata Ini Manfaat dan Efek Samping Imunisasi Difteri Serta Cara Mengatasinya

Di tahun 2019 ini, KLB difteri terjadi di Palembang dan beberapa kota lain di Indonesia . Ini menunjukkan betapa penyakit ini masih sangat rentan.

Ternyata Ini Manfaat dan Efek Samping Imunisasi Difteri Serta Cara Mengatasinya
sriwijayapost
Siswa SD Yayasan Patra Mandiri (YPM) 1 Plaju Komperta tertawa ceria setelah melewati proses imunisasi difteri, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Penyakit difteri masih menjadi penyakit yang mengancam masyarakat Indonesia.

Tahun 2017 lalu, bahkan menjadi kejadian luar biasa karena menyebar di 142 kabupaten/kota di 28 Provinsi.
data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan jumlah kasus difteri di Indonesia naik turun sejak 1980-an.

Jumlah kasus penyakit tersebut meningkat sejak 2007 yakni 187 kasus, kemudian puncaknya terjadi pada 2012 lalu, yakni sebanyak 1.192 kasus.

Setelah tahun 2012, jumlah kasus memang mengalami penurunan, namun angkanya masih tetap berada pada ratusan kasus.

Di tahun 2019 ini, KLB difteri terjadi di Palembang dan beberapa kota lain di Indonesia .

Ini menunjukkan betapa penyakit ini masih sangat rentan terutama terhadap anak-anak.

Penyakit yang Dapat Dicegah

Difteri merupakan penyakit infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan.

Penyakit ini membentuk lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan, yang dapat membuat anak sulit makan dan bernapas.

Bila infeksi dibiarkan dan tidak diobati, racun yang dihasilkan oleh bakteri bisa menyebabkan kerusakan saraf, ginjal, dan jantung.

Halaman
123
Penulis: Lisma
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved