Febrita Lustia Deru Kirim Psikolog untuk Korban Kebakaran Panti Asuhan Az Zikri Palembang

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru menuturkan, turut berduka cita atas musibah yang terjadi

Febrita Lustia Deru Kirim Psikolog untuk Korban Kebakaran Panti Asuhan Az Zikri Palembang
Humas Pemprov Sumsel
Febrita Deru istri dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) membawa bantuan untuk para korban yang sebagian besar merupakan anak yatim dan piatu di Panti Asuhan Az Zikri Palembang, Minggu (17/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kebakaran yang menghanguskan Panti Asuhan Az Zikri, di Jalan Malaka IV, Rt 14 Rw 03, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang Sabtu (16/2) kemarin, menuai keprihatinan dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Deru (Feby Deru).

Usai mendapat kabar terjadinya kebakaran, istri dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ini bergegas menuju lokasi Panti Asuhan Az Zikri sekaligus membawa bantuan untuk para korban yang sebagian besar merupakan anak yatim dan piatu, Minggu (17/2/2019).

Feby tampal datang ditemani oleh menantunya.

Diketahui, penyebab kebakaran dikarenakan salah satu anak panti yang bermain korek api, tidak hanya tempat tinggal dan perabotan rumah tangga habis terbakar. Insiden musibah ini pula menimbulkan satu korban nyawa.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru menuturkan, turut berduka cita atas musibah yang terjadi dan semoga ada hikmah di balik peristiwa tersebut.

Melihat Komunitas Pembuat Game MDP Game Incubator Palembang, Membuat Sampai Memasarkan

Helvanda Wakil Sumsel di Ajang Putri Indonesia Turunkan Berat Badan 5 Kg Dalam 21 Hari

Menurutnya, Panti asuhan Az Zikri merupakan panti asuhan yang begitu dekat dengannya dari dulu, dan kebetulan panti asuhan ini pula berdekatan dengan rumah salah satu Pengurus PKK Provinsi Sumsel.

“Jadi Saya kebetulan baru pulang dari luar kota langsung ke sini melihat langsung, yang penting mereka anak-anak tidak mengalami trauma. Ke depan harus ada pengawasan terhadap anak-anak, kan mereka tidak tahu bahaya dari korek api sehingga butuh pengawasan,” ungkapnya

Mengenai perbaikan bangunan yang rusak, Feby mengimbau untuk berkoordinasi dengan dinas terkait mulai dari dinas sosial, dinas PU Perkim, bahkan mungkin nanti ada CSR yang akan membantu.

“Saya lihat sendiri respon masyarakat cukup bagus silih berganti bantuan berdatangan untuk anak-anak ini, PKK Provinsi Sumsel nanti akan membantu dari psikologinya, jadi nanti kita akan kirimkan psikolog. Yang jelas koordinasi dulu kita lakukan, untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan nantinya,” pungkasnya.

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved