Video

Video : Kurir Sabu 3Kg dan 5000 Pil Ekstasi Divonis 20 Tahun Penjara

terdakwa kurir sabu seberat 3 kg dan 5000 butir pil ekstasi yang divonis hakim dengan hukuman 20 tahun penjara.

TRIBUNSUMSEL.COM - David Hartono alias Ono (30) menjadi satu dari lima terdakwa kurir sabu seberat 3 kg dan 5000 butir pil ekstasi yang divonis hakim dengan hukuman 20 tahun penjara.

Saat mendengar putusan hakim, terdakwa hanya terdiri dan menatap hakim dengan wajah lesu.

"Dengan ini terdakwa David telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, maka dari itu terdakwa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara,"ujar ketua majelis hakim, Achmad Syaripudin SH di pengadilan Tinggi Negeri kelas 1 A Palembang, Jumat (15/2/2019).

Saat dibekuk BNN, David sendiri masih berstatus sebagai terpidana kasus serupa dan masih mendekam di Lapas kelas II A Lubuk Linggau.

Diketahui, David merupakan satu dari lima terdakwa yang ditangkap BNN sebagai jaringan narkoba asal Malayasia-Indonesia yang masuk dari perairan Batam, Kepri lewat Pelabuhan Tanjung Api-Api.

Bahkan jaringan ini sampai harus menyewa speed boat untuk membawa narkoba ke Palembang.

Selain David, anggota jaringannya yang lain yaitu Iskandar, Heni Restiwati, Ferry Haryanto dan Subhan juga turut mejalani sidang dan sama-sama mendapat hukuman 20 tahun penjara dengan denda RP.1 Miliar subsider 6 bulan kurungan.

Terdakwa lain disebut-sebut sebagai kaki tangan David yang dikendalikannya dari balik jeruji besi.

Pada sidang yang digelar secara terpisah itu, hanya terdakwa Heni yang pasrah dan langsung menerima putusan. Sedangkan terdakwa lain langsung mengajukan permohonan pikir-pikir.

"Ya, klien kami ada yang mengajukan pikir-pikir dan ada juga yang langsung menerima,"ujar penasehat hukum Iskandar dan Heni Arif Rahman SH saat ditemui usai sidang.

Sebelumnya, jaringan pengedar sabu di lapas ini terungkap BNN Sumsel dan pihak Bea Cukai, pada Rabu (09/5/2018) lalu.

Dua pelaku ditembak mati, sementara 5 lainnya ditangkap hidup-hidup oleh BNN dan menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved