Berita Gubernur Sumsel

Saat Safari Jumat di Bukit Baru, Herman Deru Ngaku Iba dengan Wako Palembang

Paling memprihatinkan kata dia, ketika cuaca mulai hujan maka banjir mulai menggenangi sebagian ruas jalan kota di Palembang

Saat Safari Jumat di Bukit Baru, Herman Deru Ngaku Iba dengan Wako Palembang
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel saat safari Jumat di Masjid Al Munawarroh di jalan Prameswara, di Kecamatan Bukit Baru, Jumat (15/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengaku iba melihat Walikota Palembang Harnojoyo.

Hal itu diungkapkannya melakukan Safari Jumat di Masjid Al Munawarroh di jalan Prameswara, di Kecamatan Bukit Baru Jumat (15/2/2019).

Menurutnya saat ini Walikota Palembang punya pekerjaan rumah (PR) yang tidak mudah yakni banjir dan macet.

Paling memprihatinkan kata dia, ketika cuaca mulai hujan maka banjir mulai menggenangi sebagian ruas jalan kota di Palembang. Hal ini dipicu banyaknya warga yang belum sadar akan lingkungan.

Wagub Mawardi Yahya Ingin Songket Eksis di Amerika melalui Program Sister City Houston dan Palembang

Sungai Jernih Meluap, Jalan Penghubung Tenggelam di Kecamatan BTS Ulu ke Suka Karya Musirawas

"Kita sekarang lagi menghadapi situasi prihatin, saya kasihan kepada pak Walikota Palembang, warga selalu pertanyakan tentang banjir, padahal itukan juga ulah kita semua," ujarnya.

Herman Deru mengatakan topografi Palembang memang lebih banyak rawa-rawa dibandingkan lahan datar sehingga membuat air susah kembali ke tempat asalnya saat meluap.

Karena itu perlu kesadaran warga untuk tidak menimbun seenaknya.

"Seperti wilayah Poligon itu, diawal pembangunannya tahun 1992 tidak ada menyangka akan banjir, warga sekarang banyak menimbun, maka itu juga menyebabkan banjir itu terjadi, dalam kesempatan ini kota bersama-sama untuk sadari akan hal ini," ungkapnya.

Ajak Teman Main Bareng PUBG lewat Whatsapp, Begini Caranya

Motornya Terjebak Jalan Berlubang di Jalintim OKI, Abdullah Jatuh Tewas Terlindas Fuso

Selanjutnya dari hasil pengamatannya di sekitar jalan Masjid terdapat kepadatan lalu lintas yang menyebabkan kemacetan.

Hal ini harusnya tidak terjadi dan ada solusi. Untuk itu ia berharap segera ada solusinya setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved