Suami Bunuh Istri Lalu Bunuh Diri

Febrianto Pembunuh Istri Belum Juga Ditemukan, Polisi Masih Sisiri Sungai Musi

Febrianto pelaku pembunuh istrinya Linda, hingga kini masih belum ditemukan.

Febrianto Pembunuh Istri Belum Juga Ditemukan, Polisi Masih Sisiri Sungai Musi
IST
Febrianto dan Linda semasa hidup 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Febrianto pelaku pembunuh istrinya Linda, hingga kini masih belum ditemukan.

Ia terjun dari atas jembatan Ogan diduga bunuh diri, usai membunuh istrinya sendiri dengan cara ditusuk sebanyak 24 tusukan.

Tim dari Polsek IB 2 Palembang, Polsek SU 1 Palembang, Pidum Polresta Palembang dan Polair Polresta Palembang, hingga kini masih melakukan pencarian di pinggir Sungai Musi, Senin (11/2/2019).

Pencarian yang dilakukan sejak pagi, hingga kini sama sekali belum membuahkan hasil. Mayat Febrianto juga belum terlihat mengambang di perairan Sungai Musi.

Keluarga Korban Istri Dibunuh Suami di Kemang Manis Tidak Dendam

Nabila Maafkan Ayahnya dan Berharap Selamat, Cerita Anak Korban Tragedi Suami Bunuh Istri

Sementara itu, 

Keluarga Linda Fitria (38) korban penusukan hingga tewas yang diduga dilakukan oleh suaminya Febrianto alias Ebit (39) mengaku tidak menaruh dendam atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

Sebab di mata keluarga meskipun cenderung pendiam, namun Ebit dikenal sebagai pribadi yang baik dan sopan.

"Saya tahu kalau mereka sering bertengkar. Tapi dia (Ebit) tidak pernah juga pukul istrinya. Kalau diberi nasihat dia juga tidak pernah membantah, jadi saya tahu kalau aslinya dia itu orang yang baik,"ujar Ita Ayuni (40) kakak pertama korban.

Dengan berlinang air mata, Ita mengatakan cukup dekat dengan adik iparnya tersebut. Sebab selain berjualan pempek panggang, dalam kesehariannya Ebit juga menjadi tukang ojek langganan Ita untuk berbelanja bahan-bahan dagangannya berjualan makanan dia Tangga Buntung.

"Kabar dia jatuh masih simpang siur, apakah benar melompat atau tidak kita masih belum tahu. Tapi kalau dia masih hidup, saya mau besuk dia. Mau lihat kabar dia, karena saya tahu Ebit itu orang baik,"ujar Ita yang tak sanggup menahan air matanya.

Ita menduga, cek cok rumah tangga yang kerap terjadi di rumah tangga adiknya itu dilantari karena faktor ekonomi. Hal tersebut diperparah dengan kondisi Ebit yang telah menjadi pecandu Narkoba.

Halaman
1234
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved