Berita Gubernur Sumsel

Gubernur Herman Deru Gagas Pendirian Politeknik Energi dan Minyak di Prabumulih

Pendirian Politeknik ini tak lain untuk menampung siswa dan siswi SMA/SMK Prabumulih dapat melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi

Gubernur Herman Deru Gagas Pendirian Politeknik Energi dan Minyak di Prabumulih
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Herman Deru saat silaturahmi bersama guru dan Siswa SMA/SMK se-Kota Prabumulih sekaligus Lomba Menulis Surat untuk Gubernur Sumsel Tingkat Pelajar bersama Duta Literasi Sumsel, Ibu Hj. Percha Leanpuri, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH- Mengakomodir keinginan Walikota Prabumulih Ridho Yahya sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan lulusan SMA, Gubernur Sumsel Herman Deru menggagas pendirian Politeknik Energi dan Minyak di Prabumulih.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Gubernur Sumsel bersama Guru dan Siswa SMA/SMK se-Kota Prabumulih sekaligus Lomba Menulis Surat untuk Gubernur Sumsel Tingkat Pelajar bersama Duta Literasi Sumsel, Ibu Hj. Percha Leanpuri, Kamis (7/2/2019).

Dikatakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pendirian Politeknik ini tak lain untuk menampung siswa dan siswi SMA/SMK Prabumulih dapat melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi.

Fakta Persidangan Vonis Mati Komplotan Bandar Narkoba Letto Cs Asal Surabaya, Selesai Hingga Malam

Gubernur Herman Deru Usulkan Adat Budaya Sumsel Masuk Mata Pelajaran Muatan Lokal

Mengingat kebutuhan yang kian mendesak ia berencana memulai proses pembangunan ini tahun depan dengan harapan lulusan Politeknik ini dapat memaksimalkan SDA minyak dan energi lainnya yang berlimpah di Sumsel.

"Siswa-siswi SMA/SMK Prabumulih baik negeri maupun swasta akan menjadi target utama dalam penerimaan ini, jika siswa siswi lulusan dari Prabumulih SPP didiskon bayarnya tak sampai 70 persen, jadi ada keistimewaan khusus," ungkapnya.

Selain soal pendirian Politeknik, mantan Bupati OKU Timur itu juga membahas soal gencarnya pengaruh budaya asing yang masuk dan menghampiri generasi muda di Sumsel.

Ancaman ini menurutnya harus diantisipasi dengan meningkatkan kecintaan pada budaya dan adat istiadat serta kearifan lokal yang ada. Termasuk dalam hal penggunaan bahasa daerah dan mempertahankannya dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait hal itu Herman Deru juga meminta Kepala Sekolah dan dinas pendidikan terkait membuat kurikulum khusus tentang mata pelajaran terkait adat, budaya, bahasa bila memungkinkan.

Edo Diringkus Polres Muaraenim Karena Miliki Mesin Judi Jackpot dan Senjata Api Rakitan

32 Besar Piala Indonesia, Semangat Pemain Muda Keluarga USU Medan Merepotkan Sriwijaya FC

Tujuannya agar tetap bisa menjaga warisan leluhur terdahulu mengingat di Kota Prabumulih telah banyak kaum pendatang.

"Harus kita akui, kita terhanyut dengan masuknya budaya asing seluruh masyarakat Sumsel meskipun dipenuhi datang oleh orang pendatang, saya meminta kepada anak-anak dapat mempertahankan adat budaya," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved