Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri

TRIBUNSUMSEL.COM, MAKASSAR -- Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri

Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie saat memberikan pidato sambutan di HUT PSI ke-4 di ICE BSD, Tangerang, Minggu (11/11/2018). 

Penyebab kader dan caleg PSI ramai-ramai mundur di Sulsel beragam, ada protes pernyataan Ketua Umum Grace Natalie hingga persoalan duit partai.

Sebelumnya, Ketua DPD PSI Gowa Muhammad Ridwan memilih mundur dari partai tersebut. Calon legislatif (caleg) PSI DPRD Sulsel ini mundur gegara tidak sependapat Ketua Umum PSI Grace Natalie yang tak mendukung Peraturan Daerah (Perda) Syariah.

Sebelumnya, Ketua DPC PSI Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Nadir Amir, memilih mundur karena tak sepaham pernyataan Grace terkait larangan poligami.

Ridwan menjelaskan pernyataan Grace tidak memperhatikan kultur kedaerahan.

"Setiap daerah masing-masing punya kultur berbeda-beda, baik pemahaman agamanya, dan lainnya. Keluarga juga mempertanyakan kenapa PSI begitu," kata Ridwan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulsel Fadhli Noor, menanggapi mundurnya kader sekaligus caleg PSI Bone dan Gowa.

Menurut Fadhli Noor, mundur dalam partai politik biasa saja. Ia mengaku tidak khwatir jika dua kader PSI di Sulawesi mundur.

"Mundur biasa saja. DPD Gowa memang vakum sudah lama sambil menunggu DPW menyiapkan pengganti," kata Fadhli, Senin (17/12/2018).

Fadhli mengatakan, saat ini DPW PSI Sulsel sudah menyiapkan pengganti. Alasan itulah membuat mereka mundur.

"Saat ini sudah ada pengganti sehingga ybs mengundurkan diri untuk proses organisasi selanjutnya. Dia caleg propinsi," ungkapnya.
Fadhli menambahkan, selama ini Ridwan tidak bergerak di Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel, Gowa dan Takalar.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved