Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri

TRIBUNSUMSEL.COM, MAKASSAR -- Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri

Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie saat memberikan pidato sambutan di HUT PSI ke-4 di ICE BSD, Tangerang, Minggu (11/11/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MAKASSAR -- Mulai dari Tak Transparan Hingga Soal Poligami, Kader PSI di Sulsel Ramai-ramai Undur Diri  

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Parepare mundur massal, Selasa (5/2/2019).

Partai yang dinakhodai Grace Natalie ini merupakan partai baru yang lolos verifikasi KPU untuk melaju ke Pemilu 2019.

Tiga di antara kader yang mundur tersebut merupakan calon legislatif atau caleg PSI untuk DPRD parepare, Sulsel.

Salah satu kader PSI, Aditya Putra mengungkapkan penyebab ia bersama rekan-rekannya mundur sebagai kader PSI.

Menurutnya, kepengurusan partai yang amburadul menjadi salah satu penyebab seluruh kader PSI mundur.

"Kami memutuskan dengan beberapa poin, pertama struktur kepengurusan yang tidak jelas. Ada pengurus yang diberikan SK dan sebagian hanya ditunjuk secara lisan," ujarnya, Selasa (5/2/2019).

Dia menjelaskan, para kader yang mengundurkan diri ini juga karena selama ini tidak transparansi mengenai pengelolaan keuangan dan operasional partai.

"Selain itu selama ini tidak pernah ada rapat yang menghadirkan anggota serta agenda politik partai di Parepare," ujarnya.

Irish Bella Terkena Penyakit Demam Berdarah, Ammar Zoni Khawatir Hal Mengerikan Ini Terulang Lagi

Sementara itu, kader lain yang mundur, Hendro menyindir terkait transparansi dan keterbukaan partai."Katanya terbuka dan progresif ternyata kosong," katanya.

Reaksi Ketua PSI Parepare

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved