Mawardi Yahya : Aktivitas Pertambangan Harus Memberikan Dampak Kesejahteraan Bagi Warga Sekitar

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya meminta para pengusaha untuk dapat menamkan investasinya di Sumatera Selatan

Mawardi Yahya : Aktivitas Pertambangan Harus Memberikan Dampak Kesejahteraan Bagi Warga Sekitar
Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Bimbingan Teknis dan Perizinan Penyelenggaraan Perkeretaapian PT Bukit Asam bekerjasama dengan Provinsi Sumsel, bertempat di Graha Bina Praja Kantor Gubernur, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya meminta para pengusaha untuk dapat menamkan investasinya di Sumatera Selatan.

Mengingat potensi usaha yang ada di Kabupaten/kota di Provinsi ini masih sangat terbuka secara luas untuk dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Bimbingan Teknis dan Perizinan Penyelenggaraan Perkeretaapian PT Bukit Asam bekerjasama dengan Provinsi Sumsel, bertempat di Graha Bina Praja Kantor Gubernur, Kamis (31/1/2019).

Wagub menilai, peluang usaha yang ada di kabupaten/kota di Sumsel meskipun masih terbuka secara luas namun masih membutuhkan percepatan yang diharapkan nantinya dapat berimbas pada penurunan angka kemiskinan.

Penyanyi Ini Curhat di-Unfollow Artis OTW Hingga Sindir Goyang Ager-ager, Nama Meldi Ramai Disebut

Ramalan Zodiak 1 Februari 2019! Mana Zodiak Paling Hoki? Leo, Pisces, Cancer, Taurus, Scorpio?

“Untuk sektor pertambangan terutama dari PTBA, hasil sumber daya yang diangkut 24 jam non stop. Namun jangan sampai tidak membawa kesejahteraan bagi masyarakat."

"Karena itu kedepan semua investor yang menanamkan investasinya di Sumsel, kita tekankan untuk dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat terutama dilingkungan perusahaan beroperasi,” harap Mawardi.

Mawardi Yahya menegaskan, kemiskinan tertinggi di Sumsel berada di Kabupaten Musi Rawas, Lahat dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Padahal diwilayah tersebut terdapat banyak kegiatan perusahaan penambangan batubara, perkebunan dan pengeboran minyak. Namun kenyataannya belum memberikan dampak positif bagi kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

“Kebijakan Herman Deru-Mawardi Yahya akan merubah ini semua. Prinsipnya kami ingin menambah pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dari sektor pertambangan dengan membuka seluas-luasnya peluang investasi. Sepanjang akan membawa dampak baik bagi masyarakat kita akan berikan kemudahan,” paparanya.

Menanggapi penambahan kapasitas angkutan batubara di Sumsel, Mawardi Yahya medukung hal tersebut namun ia mengembalikan keputusan komitmennya kepada daerah yang dilewati angkutan karena sepenuhnya hak tersebut berada di kabupaten/Kota.

Bupati Ogan Ilir Copot Jabatan Lurah Timbangan Indralaya yang Video Dugaan Punglinya Viral

Suaminya Masuk Penjara, Mulan Jameela Pasrah Perjuangan Kami Belum Berhenti

“Akan tetapi daerah yang dilewati angkutan ini harus dapat manfaat kegiatan investasi tersebut, jangan sampai kabupaten/kota hanya kena debunya saja,” tegas Mawardi sembari meminta pihak perusahaan batubara di Sumsel dapat menggunakan jalur sungai yang ada dalam pengangkut hasil tambangnya.

Sementara itu Direktur Pengembangan Usaha PTBA Fuad Fachrudin mengatakan, PTBA rencananya menambah kapasitas angkutan batubara untuk meningkatkan produksinya, kerena itu pihaknya meminta dukungan Pemprov Sumsel. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved