Pilpres 2019

Bawaslu Temukan Tabloid Indonesia Barokah Masuk ke 7 Kabupaten di Sumsel, Ini Rinciannya

Di Sumsel, setidaknya tabloid ini diidentifikasi telah masuk ke tujuh kabupaten/kota wilayah Sumatera Selatan (Sumsel)

Bawaslu Temukan Tabloid Indonesia Barokah Masuk ke 7 Kabupaten di Sumsel, Ini Rinciannya
Istimewa
Ketua Bawaslu Palembang M Taufik SE MSi dan staf bersama pihak Kantor Pos Merdeka Palembang memeriksa paket kiriman. Tabloid lndonesia Barokah telah menyebar di Sumatera, termasuk Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tabloid lndonesia Barokah telah masuk ke Sumatera, termasuk Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi.

Di Sumsel, setidaknya tabloid ini diidentifikasi telah masuk ke tujuh kabupaten/kota wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Tabloid lndonesia Barokah menyampaikan konten yang diduga menyudutkan Pasangan calon presiden 2019.

"Laporan dari teman-teman kita Bawaslu di Kabupaten Kota. Seperti di OKU ada 3 eksemplar, di OKU Timur ada 61 eksemplar, di OKU Selatan ada 5 eksemplar, di Prabumulih ada 90 eksemplar."

"Kalau di Lahat masih dalam penghitungan jumlahnya. Mura ditemukan 60 eksemplar," ungkap Ketua Bawaslu Sumsel, Iin Irwanto ST MM, Selasa (29/1/2019).

Bahkan ketika Sripoku.com menanyakan ada informasi menyebutkan temuan 76 koli di Palembang, Iin yang juga Koordiv SDM dan Organisasi langsung memerintahkan timnya untuk melakukan pengecekan.

PKL Siswa SMK-PP Negeri Sembawa Memanen Telur Ayam di CV Candi Farm

Begini Perlakuan Napi ke Ahmad Dhani Usai Divonis Penjara 1.5 Tahun di Rutan Cipinang, Lihat Fotonya

"Itu informasi baru, saya sudah minta komisioner dan staf untuk ke sana. Ada 76 kantong. Belum diketahui berapa eksemplar. Karena beda ukuran ketebalan masing-masing kantong," kata Iin.

Menurutnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan bersama PT Pos telah melakukan koordinasi terkait ini.

"Kita sudah mendatangi kantor Pos Merdeka pada hari Jumat lalu. Kita mendapat informasi tabloid itu sedang dalam pengiriman ke kabupaten/kota.

Pada saat itu Kantor Pos Merdeka belum ada instruksi dari pimpinannya. Maka kami menginstruksikan Bawaslu kabupaten/kota agar mendatangi kantor pos masing-masing. Untuk sementara ini yang saya terima temuannya," kata Iin.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved