Berita Palembang

Kasus Demam Berdarah di Palembang Meningkat, Dinkes Ingatkan Puncak DBD Januari dan Februari

Menurut Dinas Kesehatan kota Palembang bulan Januari dan Febuari adalah puncak kasus Demam Berdarah Dangue (DBD)

Kasus Demam Berdarah di Palembang Meningkat, Dinkes Ingatkan Puncak DBD Januari dan Februari
Tribunsumsel.com/M.A Fajri
Foto Ilustrasi : Seorang petugas Fogging di kawasan 1 ilir Palembang, Senin (2/2/2015). Penyemprotan Fogging ini bertujuan untuk membasmi nyamuk Aedes Aegepty yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah, 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Menurut Dinas Kesehatan kota Palembang bulan Januari dan Febuari adalah puncak kasus Demam Berdarah Dangue (DBD).

Kadinkes Kota Palembang, dr Letizia melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Yudhi Setiawan mengatakan, hingga saat ini jumlah kasus DBD per 23 Januari 2019 sudah mencapai 99 kasus.

"Berdasarkan data yang kita punya per 23 Januari kemarin yakni 99 kasus. Ini data yang kita dapatkan laporan dari rumah sakit," ujarnya, Kamis (24/1/2019).

Ia mengatakan dibandingkan periode yang sama ditahun lalu, jumlah kasus pada tahun 2018 yakni 63 kasus.

"Ya, jika dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, januari tahun ini jelas ada peningkatan," ujarnya.

Balita Warga OKI Meninggal Dunia Terkena Demam Berdarah, Sempat Dirawat Intensif 48 Jam di RSUD

Musim Hujan Waspada Wabah DBD, Ini Langkah Pencegahan Demam Berdarah

Dikatakannya, memang memasuki bulan Januari hingga Febuari berdasarkan catatan Dinkes semenjak tahun 2015 kasus DBD memang banyak terjadi di awal tahun.

"Tapi masyarakat jangan khawatir karena semua bisa dicegah asalkan kita melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN," kata dia.

Ia mengatakan PSN adalah langkah pertama untuk mencegah DBD ini.

Alamat Travel Jurusan Palembang-Lubuklinggau, Baturaja, Muaraenim, Ini Jam Berangkat dan Harga Tiket

Tempat Beli Aki Mobil dan Motor di Palembang Murah dan Berkualitas, Ini Alamat dan Rincian Harga

Diantaranya yakni dengan cara membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, menyingkirkan atau mendaur ulang tempat-tempat yang berpotensi jadi sarang jentik nyamuk.

"Fooging juga telah kita lakukan ke beberapa titik atau daerah di kota Palembang untuk membasmi nyamuk aides ini," kata dia.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved