Berita Palembang

Syukuran Kompas Gramedia, Karyawan Pakai Kostum dari Koran dan Plastik di Peragaan Karnaval

Untuk memeriahkan syukuran Kompas Gramedia (KG) 2019, sejumlah karyawan dari beberapa unit bisnis KG menggelar acara karnaval pada Kamis (17/1/2019)

Syukuran Kompas Gramedia, Karyawan Pakai Kostum dari Koran dan Plastik di Peragaan Karnaval
Tribun Sumsel/ Tiara Anggraini
Untuk memeriahkan syukuran Kompas Gramedia (KG) 2019, sejumlah karyawan dari beberapa unit bisnis KG menggelar acara karnaval pada Kamis (17/1/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG-Untuk memeriahkan syukuran Kompas Gramedia (KG) 2019, sejumlah karyawan dari beberapa unit bisnis KG menggelar acara karnaval pada Kamis (17/1/2019).

Adapun beberapa bisnis yang diikut sertakan antara lain Tribun Sumsel, Sriwijaya pos Kompas Tv, Elti Course, Gramedia, Hotel Santika, Amaris, Sonora, Smart Fm Cofy KGX, G Art dan Jasa Pola Media.

Dengan mengusung tema 'Kolaborasi Generasi Fest' peraga dengan lincahnya berlenggak lenggok memamerkan busana tidak biasa yang ia kenakan.

Beberapa peraga ada yang menggunakan pakaian formal dengan kebaya, rok batik atau baju adat dari sumatera Selatan untuk generasi 90 an.

Walikota Palembang Harnojoyo Dapat Award dari Kahmi, Kontrbusi Bangun Umat

Penerimaan (Rekrutmen) TNI 2019 untuk Lulusan SMP hingga S1, Cek Syarat dan Daftar di Sini

Dan ada beberapa peraga lainnya mengenakan pakaian dengan baju yang terbuat dari koran, plastik, koki, dan anak kekinian yangg menggunakan earphone yang dikalungkan di lehernya.

Sementara itu Andri pegawai Hotel Santika Premiere dan juga panitia dari festival mengungkapkan bila semua kostum hanya diberi biaya sebesar Rp 20.000.

"Iya jadi masing-masing satu orang itu cuma dikasih dua puluh ribu dan harus cukup," ungkapnya.

"Kalau gak cukup, yah harus mikir gimana caranya harus cukup, dan ini juga dinilai tingkatan kereatifitas, sulitnya dan ribetnya baju yang dia pakai," tambahnya.

Tarian flash mop saat di acara syukuran Kompas Gramedia (KG) 2019  Kamis (17/1/2019).
Tarian flash mop saat di acara syukuran Kompas Gramedia (KG) 2019  Kamis (17/1/2019). (SHINTA/TRIBUNSUMSEL.COM)

Ia juga menjelaskan bila peragaan karnaval ini dilakukan oleh perwakikan karyawan perunit.

"Iya jadi syaratnya harus ada kesusaian antar unit, jadi yang mereka kenakan itu harus ada unsur atribut dari bisnisnya lambang atau logo warna dan sebagai macamnya," jelasnya.

"Dan masing-masing unit itu menyumbangkan alat atau barmag sepertinkoran, ikat pinggang talonrapiah dan semacamnya jadi selain dua puluh ribu kita bantu peralatan yang lain," tutupnya.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved