Polisi Sebut Jaringan Jual Beli Kokain Bisa Jadi Libatkan Artis Lain, Setelah Steve Emmanuel dan AJA

Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tengah mendalami jaringan jual beli kokain. Termasuk dari kasus yang melibatkan Andre Jordan Alatas alias AJA

Polisi Sebut Jaringan Jual Beli Kokain Bisa Jadi Libatkan Artis Lain, Setelah Steve Emmanuel dan AJA
Tri Susanto/Kompas.com
Steve Emmanuel dihadirkan sebagai tersangka kasus kepemilikan narkotika jenis kokain di Polres Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tengah mendalami jaringan jual beli kokain. Termasuk dari kasus yang melibatkan Andre Jordan Alatas alias AJA, asisten Ivan Gunawan.

Berdasarkan pemeriksaan, AJA mengaku mendapat barang haram dari Belanda.

Hal itu serupa dengan hasil pemeriksaan terhadap Steve Emmanuel beberapa waktu lalu.

"Jadi kita mulai dari Steve sampai ke sini (kasus asisten Ivan), satu rangkaian semua. Ini jaringan besar kokain soalnya,

jaringannya itu luas, tali jaringan ini terputus tidak saling kenal, tidak tahu siapa. Ya tugas kita untuk mengetahui itu," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz ditemui Kamis (17/1/2019).

Katim Heri Gondrong Jatanras Polda Sumsel Beraksi, 2 Pelaku Pungli Diciduk, Sampai Letuskan Tembakan

Warga Kalidoni Palembang Heboh, Ditemukan Pria Meninggal Dunia Gantung Diri di Kayu Jemuran

Menurut Erick, bukan tak mungkin jika ada selebriti lain yang ikut diperiksa terkait jaringan ini.

"Kalau saya bilang tidak bukan jaringan artis, tapi melibatkan banyak orang, termasuk nanti diantaranya ada artis lain," katanya.

Pihak kepolisian pun akan terus mendalami jaringan narkoba ini.

Termasuk melakukan sejumlah pengintaian.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Setelah Steve Emmanuel dan AJA, Polisi Sebut Jaringan Jual Beli Kokain Bisa Jadi Libatkan Artis Lain,

Editor: Siemen Martin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved