Advetorial

BKOW Sumsel Gelar Seminar Pertama di Tahun 2019, Kupas Beban Ganda Perempuan Milenial

Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel menggelar seminar pertama kali pada tahun 2019, Rabu (16/1/2019) di Gedung BKOW Sumsel

BKOW Sumsel Gelar Seminar Pertama di Tahun 2019, Kupas Beban Ganda Perempuan Milenial
TRIBUNSUMSEL.COM/MUKMIN SAMUDERA
Tartila Ishak Mekki 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel menggelar seminar pertama kali pada tahun 2019, Rabu (16/1/2019) di Gedung BKOW Sumsel di Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Puluhan peserta sangat antusias mengikuti seminar peran organisasi perempuan dalam pembangunan dengan judul "Keberadaan dan Apresiasi Perempuan dalam Meningkatkan Hak-hak Perempuan Secara Organisasi di Era Millenial".

Dalam seminar ini, ada dua narasumber yang berkompeten yakni Prof Dr Ratu Ilma Indra Putri dan Fitriana.

Seminar ini dibuka langsung oleh Ketua Umum BKOW Sumsel, Tartila Ishak Mekki.

Kata Tartila, ini merupakan program tahunan BKOW Sumsel yang pertama ditahun 2019. Seminar ini diikuti oleh puluhan organisasi perempuan.

Ia mengatakan memasuki era millenial ini semua serba canggih.

"Kecanggihan teknologi ini tak bisa kita pungkiri. Kalau kita tak bisa menyikapinya secara bijak maka kita akan susah," ujarnya.

Lanjutnya, diharapkan dalam era saat ini kita diharapkan serba bisa. Contohnya bagaimana peran perempuan di rumah tangga yang turut membangun hal positif.

"Misal dengan kemajuan teknologi ini, kita sebagai perempuan, ibu, nenek bisa mengedukasi anak cucu kita terhadap konten-konten yang baik untuk ditonton mereka," ungkap dia.

Ratu, mengatakan perempuan memiliki beban ganda. Jika perempuan itu bekerja, setelah pulang kerja pasti dia sampai rumah masak, ngajar anak dan lain sebagainya.

"Perempuan sekarang bukan miliki peran ganda tapi beban ganda. Sudah menjadi tulang punggung juga mengerjakan semua pekerjaan rumah, mengurus anak dan lain sebagainya," ujarnya.

Fitriana, yang juga Plt Kesbangpol Sumsel mengatakan BKOW memiliki potensi bagi perubahan wanita.

"Wanita juga dituntur untuk kreativitas tak monoton misalnya dalam menyusun program-program organisasi. Harus ada inovasi didalamnya,"ungkap dia.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved