Berita Pagaralam

Harga Tiket Pesawat Palembang-Pagaralam Rp 580 Ribu, Bandara Atung Bungsu Ditinggalkan Penumpang

Akibat sepinya penumpang pihak maskapai terpaksa membatalkan penerbangan baik dari Palembang-Pagaralam maupun sebaliknya

Harga Tiket Pesawat Palembang-Pagaralam Rp 580 Ribu, Bandara Atung Bungsu Ditinggalkan Penumpang
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Ilustrasi Bandara Atung Bungsu di Pagaralam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Kenaikkan harga tiket pesawat membuat masyarakat meninggalkan moda tranportasi udara tersebut dan lebih memilih tranfortasi darat untuk menuju Kota Palembang.

Kondisi ini mengakibatkan Bandara Atung Bungsu Kota Pagaralam saat ini sepi penumpang.

Bahkan akibat sepinya penumpang pihak maskapai terpaksa membatalkan penerbangan baik dari Palembang-Pagaralam maupun sebaliknya.

Data Selasa (15/1/2019), kenaikkan harga tiket Wings Air di Bandara Atung Bungsu mulai terjadi jelang Natal dan Tahun Baru lalu.

Kenaikkan hampir 100 persen.

Cara Menukar Kode PUBG Mobile Redeem di Torabika Cappucino, Bisa Dapat Bermacam Skin Menarik

Indra Sjafri Pastikan 5 Pemain Belakang Sudah Lolos ke Skuat Timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22

Kepala UPTD Bandara Atung Bungsu, Joko membenarkan jika saat ini penumpang di Bandara Atung Bungsu sepi. Hal ini dikatakannya disebabkan adanya kenaikkan harga tiket.

"Benar harga tiket saat ini mahal. Harga tiket saat ini yaitu Rp580 ribu padahal sebelumnya hanya Rp300 ribu untuk satu penumpang dari Pagaralam menuju Palembang," katanya.

Pihak bandara sangat merasakan dampak dari kenaikkan harga tiket tersebut.

Pasalnya akibat tiket naik jumlah penumpang menurun. Selain itu akibat penumpang sepi pihak maskapai sering membatalkan penerbangan.

Mengenal Legiman Pengemis Punya Kekayaan Rp 1 Miliar, Rumah Rp 250 juta dan Tanah Rp 275 juta

5 Potret Macho dan Tampan, Isa Khan Teman Tapi Mesra Evelin Anjani Mantan Istri Aming

"Hari ini saja penerbangan di cancel. Ini akibat penumpang yang sedikit. Pembatalan penerbangan ini sudah sering terjadi sejak adanya kenaikkan tiket ini," ujarnya.

Namun dijelaskan Joko, sepinya penumpang bukan saja disebabkan oleh faktor naiknya harga tiket. Namun dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya.

"Lancarnya tranfortasi darat dari Pagaralam ke Palembang juga menjadi salah satu faktor penyebab sepinya penumpang. Pasalnya sejak tidak ada angkutan batu bara penumpang lebih memilih lewat darat," jelasnya.

Pihak bandara berharap harga tiket kembali normal, agar daya beli masyarakat pengguna jasa penerbangan kembali normal.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved