Bolehkah Berhubungan Intim Selama Kehamilan

Di antara pertanyaan calon ibu yang sering timbul adalah bolehkah berhubungan intim atau melakukan seks selama kehamilan.

Bolehkah Berhubungan Intim Selama Kehamilan
Mirror/Getty
Ilustrasi kehamilan 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Kehamilan anak pertama atau pertamakali hamil, seringkali para calon ibu masih memiliki banyak pertanyaan. Mereka masih kerap bingung apa yang boleh dan tidak dilakukan di masa hamil tersebut.

Di antara pertanyaan calon ibu yang sering timbul adalah bolehkah berhubungan intim atau melakukan seks selama kehamilan.

Ahli kebidanan dan penyakit kandungan, dr Hermawan Wibisono, SpOG dalam buku Solusi Sehat Seputar Kehamilan yang diterbitkan AgroMedia memberi sejumlah penjelasan menjawab pertanyaan dari para ibu hamil.

  • 1. Apakah Boleh Berhubungan Seks Selama Kehamilan?

Boleh, asalkan selama pemeriksaan dokter menyatakan tidak ada tanda-tanda yang membahayakan kehamilan.

Tidak boleh, jika menurut dokter ada keadaan yang membahayakan kehamilan. Contohnya, letak plasenta yang tidak pada tempatnya, adanya riwayat keguguran berulang pada kehamilan sebelumya dan timbul bercak perdarahan setelah berhubungan seks.

  • 2. Mengapa hubungan seks menyebabkan itu semua?

Ada beberapa kontoversi dan tidak didukung oleh data penelitian yang kuat dan menyatakan bahwa sperma itu mengandung zat aktif yang menyebabkan rahim berkontraks. Oleh karena itu, ada beberapa pendapat yang menyatakan menyatakan pada kehamilan muda yakni tiga bulan pertama hubungan seks sebaiknya dihindari dulu.

  •  3. Jadi sebaiknya bagaimana?

Sebaiknya dibicarakan baik-baik dengan pasangan, terutama untuk menghindari kesalahpahaman. Pada trimester (tiga bulan) pertama, seorang istri akan mengalami mual dan muntah (morning sickness).
Keadaan ini akan diikuti dengan menurunnya gairah seks.
Sejalan dengan waktu, gairah seks akan meningkat akibat meningkatnya hormon selama kehamilan. Selain itu kadang-kadang seorang istri yang sedang hamil merasa tersinggung jika suami menolak untuk berhubungan seks. Ia akan merasa dirinya tidak cantik lagi karena bentuk tubuhnya tidak langsing lagi.

Penulis: Vanda Rosetiati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved