Berita Palembang

Tanpa Kompromi, Kanwil Kemenkumham Sumsel Akan Kirim 20 WNA Praktik Terapi Ilegal ke Pengadilan

Pengamanan terhadap 20 WNA yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang, saat ini terus dilakukan

Tanpa Kompromi, Kanwil Kemenkumham Sumsel Akan Kirim 20 WNA Praktik Terapi Ilegal ke Pengadilan
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Mei-mei alias Serly (30) warga negara China saat ditanya mengenai perannya di praktik terapi ilegal di Palembang, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pengamanan terhadap 20 WNA yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang, saat ini terus dilakukan.

Proses hukum akan terus berlanjut.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Sudirman Daman Hury saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang, Jumat (11/1/2019).

Proses hukum akan terus dilaksanakan terhadap 20 WNA yang menyalahi aturan di Indonesia.

"Tidak ada kompromi, kami akan tetap memproses hukum. Kami  sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan, karena kami anggap sudah cukup dua alat bukti untuk menjerat mereka," ujar Sudirman, Jumat (11/1/2019).

Video : Dua Pria Mencabuli Rekan Kerjanya Sediri di Warung Bakso

Asyiknya Febrita Istri Gubernur Herman Deru Santap Durian, Lihat Aksinya yang Tak Biasa Terekam

Maka dari itulah, Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan juga sudah dilayangkan ke Kejaksaan.

Tujuannya, agar kasus ini bisa terus diproses dan menjebloskan WNA yang melanggar aturan di Indonesia.

Bentuk keseriusan dari Kemenkumham Sumsel untuk memenjarakan ke 20 WNA ini.

Tujuannya sebagai bentuk efek jera terhadap warga asing yang masuk ke Sumsel secara ilegal.

Bila visa yang digunakan hanya untuk berwisata, maka harus digunakan untuk berwisata dan bukan untuk bekerja.

Halaman
1234
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved