Berita Ekonomi

Penyebab Harga Tiket Pesawat Naik (Mahal), Tak Hanya Soal Harga Avtur yang Naik, Ini Penjelasannya

Penyebab harga tiket pesawat naik. Hingga kini harga tiket hampir ke semua tujuan khususnya tujuan favorit seperti Jakarta tetap mahal

Penyebab Harga Tiket Pesawat Naik (Mahal), Tak Hanya Soal Harga Avtur yang Naik, Ini Penjelasannya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Penumpang antre malakukan check in di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Selasa (14/7/2015). 

Misalnya saja tiket pesawat dari Palembang menuju Jakarta semua tiket dijual di atas Rp 500 ribu bahkan maskapai tertentu tetap saja menerapkan tarif batas atas.

Seperti halnya yang dilakukan Garuda Indonesia yang menetapkan tiket menggunakan tarif batas atas yakni Rp 1.135.000 untuk rute Palembang-Jakarta.

"Untuk saat ini masih ada imbasnya dari peak season kemarin jadi harga masih pada posisi yang baik tapi tidak melebihi dari ketentuan TBA (tarif batas atas) sesuai dengan kebijakan management kami," kata Meisye Paulina Tambunan, Manager Marketing Garuda Indonesia Cabang Palembang, Rabu (9/1/2019).

Kebijakan menerapkan tarif batas atas juga dilakukan Garuda karena beberapa airline di luar Garuda yang sudah memberlakukan kebijakan baru misalnya free baggage allowance ataupun komisi serta incentive-insentif yang baru.

"Soal harga kita tidak melanggar peraturan pemerintah dan maskapai lain selain Garuda juga hingga kini belum menurunkan harga pasca puncak musim libur," jelas Meisye.

 Travel Agent dan Pelanggan Kecewa Bayar Bagasi Lion Air dan Wings Air, Ini Alasan Kebijakan Itu

 Promo Tiket Pesawat Murah 2019 Maskapai Jetstar, Harganya Cuma Segini ke Thailand

Libur akhir tahun dan libur sekolah baru saja usai akhir pekan lalu.

Tapi harga tiket pesawat masih juga belum turun.

Menilik dari situs penjualan tiket online ternyata harga tiket pesawat usai peak season atau musim puncak liburan tetap mahal dan sama seperti pada saat puncak liburan.

Misalnya saja tiket pesawat dari Palembang menuju Jakarta semua tiket dijual di atas Rp 500 ribu bahkan maskapai tertentu tetap saja menerapkan tarif batas atas.

Seperti halnya yang dilakukan Garuda Indonesia yang menetapkan tiket menggunakan tarif batas atas yakni Rp 1.135.000 untuk rute Palembang-Jakarta.

"Untuk saat ini masih ada imbasnya dari peak season kemarin jadi harga masih pada posisi yang baik tapi tidak melebihi dari ketentuan TBA (tarif batas atas) sesuai dengan kebijakan management kami," kata Meisye Paulina Tambunan, Manager Marketing Garuda Indonesia Cabang Palembang, Rabu (9/1/2019).

Kebijakan menerapkan tarif batas atas juga dilakukan Garuda karena beberapa airline di luar Garuda yang sudah memberlakukan kebijakan baru misalnya free baggage allowance ataupun komisi serta incentive-insentif yang baru.

"Soal harga kita tidak melanggar peraturan pemerintah dan maskapai lain selain Garuda juga hingga kini belum menurunkan harga pasca puncak musim libur," jelas Meisye.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved