Siswa SMA 10 Jatuh dari Jembatan Ampera

Fakta Baru Kematian Siswa SMAN 10, Eni Titip Surat ke Tetangga dan Pengakuan Driver Taksi Online

Tetangga yang sebelumnya mengantarkan Eni, mengaku diminta Eni mengantarkannya ke Lorong Kolam yang tak jauh dari kontrakannya

Fakta Baru Kematian Siswa SMAN 10, Eni Titip Surat ke Tetangga dan Pengakuan Driver Taksi Online
Tribunsumsel.com/ Facebook
Eni Yulansari Pelajar SMA 10 yang ditemukan meninggal di Sungai Musi Palembang 

Eni masih tidak diketahui keberadaannya.

"Baru setelah tetangga kontrakannya pulang, sekitar habis magrib, kami tanya di mana Eni. Dari anak itu, baru kami dapatkan kunci rumah dan surat dari Eni,"ujarnya.

Surat tersebut dituliskan dalam bahasa daerah Komering. Mauladi mengaku tidak memahami arti dan makna tulisannya.

"Pokoknya kalau yang saya paham "aku dak tahan lagi" cuma itu yang saya ngerti,"ujarnya.

Bongkar Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Diterpa Isu tak Sedap, Krishna Murti Ungkap Faktanya

13 Lagu GIGI Terpopuler Sepanjang Masa, 11 Januari, Nakal, Pintu Surga, Ya Ya Ya, dan Jomblo

Saat melihat surat itu, kepanikan mulai terjadi. Warga sekitar takut, Eni berencana untuk melakukan aksi bunuh diri.

"Ya, karena lihat dari suratnya. Pamannya langsung nelpon orang tua Eni sama keluarganya yang lain. Panik lah pokoknya malam itu,"jelasnya.

"Tambah lagi ada satu surat yang ditemukan di kotak sampah, jadi ya sudah tambah bingung kita,"jelasnya.

Lanjut Mauladi, tetangga yang sebelumnya mengantarkan Eni, mengaku diminta Eni mengantarkannya ke Lorong Kolam yang tak jauh dari kontrakannya di seputaran Jalan Srijaya Negara Bukit Lama.

Sesampainya di sana, Eni lantas meminta dipesankan taksi online ke Jembatan Ampera.

"Nah, dari situ langsung kami lacak sopirnya. Setelah dapat, sopir itu mengaku Eni minta diturunkan di atas jembatan Ampera."

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved