Video

VIDEO : Pembunuh Bayaran, Habisi Ibu dan Anak Part 2

Mengenakan baju kaos berwarna merah dan celana levis, Tika Herli (31) duduk di tengah antara Riko Apriadi (20) dan Jefri Ilto Saputra (17)

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Mengenakan baju kaos berwarna merah dan celana levis, Tika Herli (31) duduk di tengah antara Riko Apriadi (20) dan Jefri Ilto Saputra (17) di ruangan Kasat Reskrim Polres Pagaralam.

Ketiga orang yang merupakan satu otak dan dua pelaku pembunuhan terhadap dua orang ibu dan anak beberapa waktu lalu itu, dibawa keluar sel tahanan guna wawancara eksklusif bersama TRIBUN, Senin (7/1/2019).

Seperti diketahui, Tika bersama dua eksekutor suruhannya telah melakukan pembunuhan terhadap Ponia (39) dan putrinya, Silvia (13), pada Senin (17/12/2018) lalu. Setelah dibunuh, jenazah kedua korban dibuang ke Sungai Lematang. Jenazah Ponia lebih dulu ditemukan hanyut di sungai, tepatnya di Desa Kedaton, Kecamatan Pagar Gunung, Lahat pada Senin (24/12/2018).

Sementara jenazah Silvia ditemukan empat hari setelahnya, juga di Sungai Lematang tepatnya di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat pada Jumat (28/12/2018).

Sebelum wawancara dengan TRIBUN, Tika sempat menebar senyum di balik masker yang menutupi mulutnya. Ia pun lantas duduk di tengah dua orang eksekutor pembunuhan sadis tersebut. Kepada TRIBUN, Tika mengakui perbuatannya memerintahkan dua orang untuk membunuh Ponia. Ia mengklaim, korban Ponia memiliki utang padanya sebesar Rp 86 juta dan baru dilunasi tidak sampai separuhnya.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved