Video

Video : Omset Menurun Karena Larangan Parkir, Kadishub Akan Cari Solusinya

Aksi blokade Jalan Jenderal Sudirman oleh ratusan warga pada Rabu (9/1/2019).

TRIBUNSUMSEL.COM - Aksi blokade Jalan Jenderal Sudirman oleh ratusan warga pada Rabu (9/1/2019), diduga karena kesal sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang dikunci oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.

Meski aksi blokade tersebut dapat segera diredam oleh aparat kepolisian dan TNI, namun kekesalan warga masih terus membuncah.

Peraturan larangan parkir di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dinilai 'membunuh' usaha yang bergantung pada parkir, di antaranya pedagang, masyarakat pengguna kendaraan dan juru parkir itu sendiri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Kurniawan menegaskan pihaknya masih menjalankan aturan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 pasal 43 tentang dilarang parkir di badan jalan nasional.

Kurniawan mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah parkir di Sudirman tersebut.

"Kita akan carikan solusi terbaik," ujarnya.

Kurniawan menceritakan kronologi kejadian versinya.

Pagi itu petugas Dishub razia rutin untuk penindakan parkir liar di seputar kota Palembang.

Ketika itu, ada penindakan di jalan Jenderal Sudirman karena ada kendaraan masyarakat yang melanggar.

Lalu, terjadi kesalahpahaman antara pemilik toko, warga yang ada disana dengan petugas sehingga terjadilah kejadian blokade jalan tersebut.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved