Berita OKI

Satu Kelurahan Dapat Rp 352 Juta per Tahun, Ini Beda Penggunaan Dana Kelurahan dan Dana Desa

Nantinya tidak hanya desa, pihak pemerintah kelurahan juga akan menerima kucuran dana pembangunan.

Satu Kelurahan Dapat Rp 352 Juta per Tahun, Ini Beda Penggunaan Dana Kelurahan dan Dana Desa
Sripo/ Mat Bodok
Camat Kota Kayuagung OKI menyampaikan kata samburan di hadapan kepala desa dan kelurahan yang dihadiri Kadin Bapeda OKI Makruf CM SIP MSi serta pejabat lain ketika menggelar rapat musyararah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kecamatan, Senin (7/1/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat mulai serap aspirasi dan usulan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan.

Forum musyawarah tingkat kecamatan ini dilaksanakan guna membahas, menyepakati kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan pembangunan desa atau kelurahan.

Nantinya digunakan sebagai landasan bagi penyusunan perencanaan pembangunan daerah Kabupaten OKI tahun 2020 mendatang.

Barito Putera Rombak Skuat Sambut Musim 2019, Saingi Madura United Merebut Juara

Video : Herman Deru Tegaskan Anak, Cucu dan Menantu Tidak Urus SFC

Sebagai tahap awal kegiatan musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan serentak di lima kecamatan, diantaranya Kecamatan Kayuagung, Jejawi, Sungai Menang, Pedamaran dan Lempuing, Senin (7/1/2019).

Dalam musrenbang tingkat Kecamatan Kayuagung yang digelar di aula rapat kantor kecamatan yang dihadiri 25 kelurahan dan desa kecuali Kelurahan Mangun Jaya yang absen, tak hadir tanpa keterangan.

Camat Kayuagung Dedi Kurniawan SSTP mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting, mengingat nantinya tidak hanya desa, pihak pemerintah kelurahan juga akan menerima kucuran dana pembangunan.

Dan dirinya menyesalkan ada satu kelurahan tanpa keterangan.

Diperiksa 3 Jam Terkait Korupsi AKN, Mantan Kadisdik Muratara Firdaus Ditahan Kejari Lubuklinggau

Sule Ungkap Jadwal Pernikahan Keduanya, Sosok Calon Istrinya Benarkah Naomi Zaskia ?

“Kegiatan ini sangatlah penting, apalagi nanti kelurahan juga mendapat dana pembangunan sebesar Rp 352 juta pertahunnya. Dana ini mirip dengan dana desa."

"Jika dana desa swakelola, tetapi dana kelurahan tidak. Misal, desa ingin membangun siring dapat melibatkan masyarakat setempat dan upahnya pun bisa langsung dibayarkan,” kata Dedy.

Sedangkan kelurahan, lanjut Dedi, dalam pemanfaatan atau penggunaan dana diterima harus melibatkan pihak ketiga yang menjalankan proses pembangunannya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved