Berita Banyuasin

Potong Rantai Tengkulak, Wabup Banyuasin Minta PNS Beli Langsung Beras Petani

Pemerintah Kabupaten Banyuasin berupaya untuk memangkas tengkulak dengan menekankan kepada seluruh PNS untuk membeli beras petani

Potong Rantai Tengkulak, Wabup Banyuasin Minta PNS Beli Langsung Beras Petani
Sripo/ Alan
Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Pemerintah Kabupaten Banyuasin berupaya untuk memangkas tengkulak dengan menekankan kepada seluruh PNS untuk membeli beras petani.

Pemkab Banyuasin akan menyiapkan sekitar 50 ton beras.

Pemkab Banyuasin menilai harga beras yang dibeli tengkulak tergolong murah sehingga tidak membuat petani sejahtera.

"Kita minta PNS membeli produk beras sendiri daripada dibeli tengkulak,"ujar Slamet Wakil Bupati Banyuasin kepada wartawan.

Dengan jumlah PNS di Banyuasin tersebut, artinya Pemkab Banyuasin sudah membantu menjual beras petani 50 ton.

"Karena cara itu kita bisa menghidupkan para petani di wilayah Banyuasin,"terangnya.

Travel Agent dan Pelanggan Kecewa Bayar Bagasi Lion Air dan Wings Air, Ini Alasan Kebijakan Itu

Harga Khusus Diskon 50 Persen Pemasangan PDAM OKU di Lubuk Raja, Ulu Ogan dan Peninjauan

Selain PNS, dia berharap warga Banyuasin pun membeli beras lokal yang sudah punya bren KTM Telang Sari Kabupaten Banyuasin.

"Saat ini beras telah ada di KTM Telang Sari Kecamatan Tanjung Lago. Ya, kita membuat pilot projek untuk membantu petani kita,"katanya.

Diketahui Kabupaten Banyuasin salah satu penyokong beras terbesar di Sumsel.

Hanya saja, beras yang dijual oleh pasar dan warung-warung mayoritas bukan beras dari Banyuasin.

"Kita mendukung program Pemkab Banyuasin untuk memperhatikan nasib petani agar sejahtera dengan menekankan PNS dan warga membeli beras petani di Banyuasin,"kata Hamzah warga Tanjung Lago. (SP/ALAN NOPRIANSYAH)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved