Yakin Rupiah Terus Menguat di Tahun Politik, Ini Alasannya  

Pjs Kepala Bank Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Harry Widodo yakin jika rupiah akan terus menguat.

Yakin Rupiah Terus Menguat di Tahun Politik, Ini Alasannya   
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
Ilustrasi. Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di sebuah bank. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pjs Kepala Bank Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Harry Widodo yakin jika rupiah akan terus menguat.

Keyakinan ini didasari pengalaman tahun lalu pada saat rupiah tembus hingga Rp 15 ribu namun berangsur-angsur turun dan kini stabil di kisaran Rp 14 ribuan.

Harry enggan mengomentari ramalan pakar akhirnya fenghsui yang memprediksi dollar akan menembus angka Rp 17 ribu pada tahun politik ini.

Smartphone Xiaomi Terbaru 2019: Spesifikasi Lengkap dan Harga Xiaomi POCO F2

"Nilai mata uang sepenuhnya ditentukan oleh supply dan demand di pasar jadi kalau suplai sedikit dan permintaan naik maka itulah yang menyebabkan Dollar terkerek naik terhadap rupiah begitu juga sebaliknya," ujarnya, Jumat (4/1/2019).

Dikatakannya pemerintah dan Bank Indonesia pastinya tidak akan tinggal diam jika rupiah mulai menunjukkan tren negatif.

Kumpulan Lagu Bertema Bulan Januari, Gigi 11 Januari, Iwan Fals 22 Januari, Glenn, Januari

Berbagai upaya dilakukan untuk menstabilkan rupiah bahkan kalau bisa rupiah harus kokoh.

"Tahun lalu rupiah tergerus karena lebih banyak faktor eksternal bukan internal," tambah Hari.

Dikatakannya tahun politik tidak akan banyak menyebabkan gejolak nilai tukar rupiah karena pastinya pemerintah sudah mengantisipasi hal itu agar jangan sampai nilai tukar rupiah kembali terpuruk.

"Kemarin saja rupiah menguatkan, ini sinyal positif," jelasnya.

Sementara itu nilai tukar rupiah hari ini, Jumat (4/1/2019) tercatat mengalami penguatan terhadap sejumlah mata uang asing seperti dolar Kanada, poundsterling, Yuan hingga sejumlah mata uang lainnya.

Mengutip data RTI, Jumat (4/1/2019), nilai tukar dolar Australia tercatat Rp 10.019 terhadap dolar Australia menguat 74 poin dibandingkan sebelumnya Rp 10.093.

China Yuan tercatat Rp 2.076, menguat 19 poin dibanding sebelumnya yang sebesar Rp 2.095 terhadap rupiah. Lalu Euro tercatat Rp 16.259 atau menguat 158 poin dibandingkan sebelumnya Rp 16.417.

Untuk mata uang British Pound tercatat Rp 18.208 menguat 172 poin dibandingkan sebelumnya Rp 18.036. Lalu dolar Hong Kong tercatat Rp 1.822 melemah 18 poin dibandingkan sebelumnya Rp 1.840.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved