Video

Video : Sumsel Tempat Transit dan Peredaran Narkoba

Sepanjang tahun 2018, para bandar terus berupaya untuk mengedarkan narkoba di wilayah Sumsel maupun hanya sekedar transit.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sepanjang tahun 2018, para bandar terus berupaya untuk mengedarkan narkoba di wilayah Sumsel maupun hanya sekedar transit.

Ini terbukti, dengan naiknya ungkap kasus yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel.

Setidaknya dalam kurun waktu sepanjang tahun 2018, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel mengungkap sebanyak 20 kg ganja siap edar, 83.5 kg sabu dan 3.296 butir pil ekstasi.

"Dari ungkap kasus itu, setidaknya sebanyak 600 ribu jiwa terselamatkan. Selain melakukan ungkap kasus, kami juga melakukan tindakan tegas terukur terhadap enam bandar yang. Polda Sumsel masuk dalam urutan ketiga di Indoinesia melakukan tindakan tegas terhadap bandar," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman, Selasa (1/1/2019).

Selain itu, di jajaran Satresnarkoba mengungkap seberat 1 .7 ton lebih ganja yang ditanam di lahan seluas 4 hektare.

Ada pula seberat 107 kg sabu dan 5.217 butir pil ekstasi.

Dari ungkap kasus yang dilakukan, setidaknya sebanyak 1.927 juta jiwa terselamatkan.

Tak hanya itu saja, beberapa bandar narkoba juga harus gigit jari lantaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan menyita aset para bandar yang dihasilkan dari bisnis narkoba seperti mobil, rumah dan memblokir rekening tabungan.

Ketika disinggung mengenai pola pemakaian narkoba yang lebih cenderung beralih dari tempat hiburan malam, ke tempat yang sedikit terbuka seperti pesta pernikahan.

"Memang, para pengguna ini mulai beralih menggunakan narkoba dari tempat hiburan malam ke pesta hajatan atau tempat kumpul-kumpul."

"Kami terus berupaya bersama jajaran untuk memerangi peredaran narkoba, selain itu kami juga mengharapkan peran serta masayarakat untuk memberikan informasi bila mengetahui," pungkas Farman.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved