31 Desember 2018 Batas Akhir Ganti Kartu Debit Bank Mandiri? Ini Jawaban Bank Mandiri

Beberapa hari terakhir banyak nasabah yang mendapatkan info ada imbauan dari Bank Mandiri harus mengganti kartu debit paling lambat 31 desember 2018

31 Desember 2018 Batas Akhir Ganti Kartu Debit Bank Mandiri? Ini Jawaban Bank Mandiri
KONTAN
Bank mandiri buka rekening 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

TRIBUN SUMSEL.COM, PALEMBANG - Beberapa hari terakhir banyak nasabah yang mendapatkan info ada imbauan dari Bank Mandiri bahwa harus mengganti kartu debit lama magnetik ke chip paling lambat 31 Desember.

Banyak pula netizen yang bertanya ke awak redaksi Tribunsumsel.com melalui DM instagram dan email. Untuk itu Tribunsumsel.com langsung melakukan konfirmasi ke Bank Mandiri.

Bank Mandiri memastikan bahawa imbauan paling lambat tanggal 31 Desember 2018 tidak benar.

Tapi, imbauan untuk segera mengganti kartu debit lama yang berteknologi magnetik ke teknologi chip benar.

Sejak maraknya kasus skimming dan penggandaan data nasabah beberapa waktu lalu sejumlah perbankan kian gencar mensosialisasikan nasabahnya agar segera beralih menggunakan kartu debit/ATM supaya migrasi (ganti) dari teknologi magnetic stripe ke teknologi chip.

Logo Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta
Logo Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta ((KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN))

Paling lambat migrasi ini selesai sampai tahun 2021 mendatang.

Brian A Nugroho Retail Transaction & Consumer Head Bank Mandiri Region II /Sumatera 2 mengatakan, teknologi chip digalakkan untuk meminimalisir dampak skimming sehingga menjaga keamanan data nasabah dari pencurian dan duplikasi.

Oleh sebab itu dia mengimbau agar nasabah bank Mandiri segara melakukan migrasi kartu debit ke teknologi chip berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) karena lebih aman juga proses penggantiannya cepat, gratis serta bisa kapan saja dan dimana saja tanpa harus di kantor cabang tempat membuka rekening.

"Kita terus dorong nasabah migrasi dengan sejumlah kemudahan salah satunya tanpa harus membawa buku tabungan dan bisa dilakukan di kantor cabang mana pun bahkan di luar kota dan gratis sehingga tidak ada lagi alasan nasabah sulit melakukan migrasi," ujar Ariwibowo pada Tribunsumsel.com, Jumat (28/12/2018).

Ari menambahkan selain demi menjaga kemananan data nasabah, migrasi menggunakan ATM berlogo GPN juga merupakan salah satu upaya nasionalisme mendukung program pemerintah mensukseskan gerakan pembayaran non tunai.

Sebelumnya, Bank BRI juga gencar mensosialisasikan penggantian kartu ini.

Bahkan inbauan itu sempat viral dan banyak netizen yang bertanya.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved