Mandiri Khitan 250 Anak, Sebelum Disunat Diarak Tanjidor

Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation Region II Palembang, menggelar khitanan massal bagi 250 anak yang berasal dari kalangan yatim dan dhuafa.

Mandiri Khitan 250 Anak, Sebelum Disunat Diarak Tanjidor
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Suasana arak-arakan tanjidor, dan Regional Credit Business Development Bank Mandiri Region II Palembang, Herinaldi saat menyaksikan khitanan anak di Gedung Menara Mandiri Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation Region II Palembang, menggelar khitanan massal bagi 250 anak yang berasal dari kalangan yatim dan dhuafa.

Sejak pagi, anak-anak yang didampingi orang tuanya menyerbu Gedung Menara Mandiri Palembang tempat dilangsungkannya bakti sosial khitanan massal itu, Sabtu (22/12/2018).

Mandiri Amal Insani adalah lembaga zakat yang bertugas menghimpun ZISWAF dan dana sosial Iainnya serta menyalurkannya kepada 8 ashnaf yang membutuhkan.

Acara khitanan massal Palembang merupakan serangkaian agenda dari Khitanan Massal Anak Indonesia 2018 yang digelar MAI Foundation di seluruh Indonesia. Tahun ini, total anak yang dikhitan di seluruh Indonesia mencapai 2500 anak, mengalami kenalkan dari tahun lalu yang mencapai 1900 anak.

“Sejak tahun 2014, Mandiri Amal Insani berkomitmen untuk membantu memudahkan anak Indonesia dalam menunaikan kewajlbannya. Sebab kami paham, tidak semua orang tua apalagi kaum dhuafa mampu mengkhitankan anaknya karena keterbatasan biaya,“ kata Regional Credit Business Development Bank Mandiri Region II Palembang, Herinaldi.

Ditambahkan Herinaldi, Khitanan Massal juga merupakan salah satu bentuk kepedulian MAI, agar anak Indonesia sehat dan blsa menunaikan kewajibannya sebagai generasi penerus bangsa.

Untuk Region II Palembang khltanan massal diadakan pada 22 Desember 2018 di Gedung Menara Mandiri Palembang dengan jumlah 150 anak, sedangkan pada 29 Desember 2018 di Area Bengkulu dengan jumlah 100 anak. Sehingga total ada 250 anak yang dikhitan diwilayah Region II.

Sambil menunggu antrian khitan, anak-anak dihibur oleh penampllan seni musik tradisional (Tanjidor), mandiri club band dan badut . Mereka yang berhasil dlkhitan dlberikan bingkisan (Baju koko, kain sarong, peci dan perlengkapan sekolah), uang saku dan uang transportasi.

“Mudah-mudahan di tahun mendatang, akan ada penambahan kuota khitanan massal untuk daerah Sumatera Baglan Selatan dan lokasi khltannya pun lebih banyak lagi,” pungkas Herinaldi

Khitanan Massal Anak Indonesia 2018 digelar di beberapa daerah di Indonesia seperti, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Iawa Tengah, Iawa Barat, Iawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved