Berita Prabumulih

Seluruh Pejabat Prabumulih Selesai Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

78 pejabat di Pemerintah Kota Prabumulih menyelesaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Seluruh Pejabat Prabumulih Selesai Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
Tribun Sumsel/ Edison
Inspektur Pemerintah kota Prabumulih Yosef Manjam 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH -Sejumlah 78 pejabat di Pemerintah Kota Prabumulih menyelesaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Sebelumnya pejabat itu mendapat peringatan dari Walikota Prabumulih dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),

Demikian dikatakan Inspektur Pemerintah Kota Prabumulih, Yosef Manjam ketika dibincangi wartawan di ruang kerjanya pada Kamis (20/12/2018).

"Saat ini data sudah selesai, semua dilaporkan, jadi bukan karena tidak mau melapor namun karena kendala sistem online yang telah dikirim tapi ternyata tidak masuk," ungkap Yosef.

Menurut Yosef, kendala puluhan pejabat lambat melaporkan disebabkan berkas yang dikirim secara online ternyata tidak masuk ke server pusat.

Sriwijaya FC Targetkan Juara Liga 2, Muddai Madang: Lengkapi Koleksi Juara SFC

Luis Milla Ambil Opsi Melatih Klub Indonesia ?, Klub Mana Tujuan ex Entrenador Timnas

Padahal laporan itu sudah disampaikan sejak lama.

"Jadi termasuk data LHKPN saya sendiri sudah dikirim sejak lama tapi ternyata tidak masuk di pusat karena konfirmasi berkas masuk tidak ada,"

Kita sudah yakin dulu masuk tapi ternyata ada kendala namun sekarang sudah selesai semua," katanya seraya mengatakan pihaknya kembali mengirim namun melalui BKPSDM dan selanjutnya petugas melanjutkan ke server pusat.

Lebih lanjut pria anak dua itu menjelaskan, dalam pelaporan itu sendiri pihaknya melaporkan seluruh harta kekayaan baik bergerak maupun tidak bergerak.

Mulai dari mobil, motor, rumah hingga tanah dan lainnya.

Lama Dinanti, Matahari Department Store Resmi Dibuka di Citimall Prabumulih

BPJS Kesehatan Palembang Jamin Warga Bisa Berobat Pakai KTP Selama Masa Transisi

"Semua dilaporkan baik bergerak dan harta tidak bergerak, jangan sampai ada harta tapi tidak dilaporkan," lanjutnya.

Yosef menuturkan, dalam pelaporan harus dilakukan sejujurnya dan pejabat apalagi pegawai yang bekerja dengan baik tanpa melakukan korupsi tentu tidak akan takut melaporkan seluruh harta.

"Namun jika harta banyak, penghasilan lain tidak ada, tentu akan takut melaporkan. Dan itu juga patut dicurigai, kalau kita kenapa harus takut melapor," tambahnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved