Berita Lahat

Takut Penyakit Pindah Alasan Sejumlah Warga Lahat Enggan Donor Darah

Minat warga Lahat untuk melakukan donor darah masih sangat minim. Padahal sosialisasi dilakukan sejumlah pihak sudah gencar

Takut Penyakit Pindah Alasan Sejumlah Warga Lahat Enggan Donor Darah
Sripo/ Ehdi Amin
Wakil Bupati Lahat, H Haryanto, SE MM membuka Musyawarah PMI Kabupaten (Muskab) Lahat, di hotel Calissta, Selasa (18/12/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Minat warga Lahat untuk melakukan donor darah masih sangat minim.

Padahal sosialisasi dilakukan sejumlah pihak sudah gencar.

Minimnya minat lantaran masih ada anggapan donor akan memindahkan penyakit yang diderita.

Ketua PMI Lahat, Hazairin mengatakan, hingga saat ini pendonor masih terbilang minim.

Meski demikian pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan menggaet komunitas, paguyuban, instansi maupun perusahaan untuk melakukan donor darah setiap tiga bulan sekali.

"Ya memang belum ramai untuk pendonor aktif. Hal ini lantaran ada anggapan disebagian masyarakat donor bisa memindahkan penyakit," terang Hazairin usai acara pembukaan Musyawarah PMI Kabupaten (Muskab) Lahat, di hotel Callista, Selasa (18/12/2018).

Harga Logam Mulia Antam Hari Ini Naik Rp 4.000 per Gram, Tahun Depan Masih Jadi Investasi Primadona

Anggaran Pusat Rp 45 Triliun untuk Pembangunan di Sumsel, Deru : Harus Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Lebih lanjut ia mengungkapkan, jumlah pendonor darah di Lahat saat ini mencapai 250 orang.

Rata- rata penggunaan darah perbulan sekitar 200 perkantong.  Sedangkan dalam sebulan biasanya hanya berkisar 80-90 pendonor.

"Untuk memenuhi kebutuhan darah tersebut, kita sering menggelar acara donor darah. Ditambah adanya pendonor aktif dan pendonor sukarela,"ujarnya.

Sementara untuk jenis golongan darah semuanya siap dari A, AB, B dan O.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved