Kepala Daerah Diminta Proaktif Tagih CSR Perusahaan

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan, Ir H Mawardi Yahya meminta semua perusahaan ikut andil membangun daerah.

Kepala Daerah Diminta Proaktif Tagih CSR Perusahaan
ISTIMEWA
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (13/12). 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan, Ir H Mawardi Yahya meminta semua perusahaan baik yang bergerak di bidang jasa maupun barang untuk ikut andil dalam memajukan daerah.

Salah satunya yang tidak kalah penting yakni merealisasikan kewajibannya dalam bentuk program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Hal tersebut diungkapkannya ketika memberikan sambutan dalam acara silaturahmi Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (13/12).

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri acara silaturahmi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur  Jakarta, Kamis (13/12).
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri acara silaturahmi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (13/12). (ISTIMEWA)

Menurut Wagub, fungsi dari dana CSR yang digelontorkan perusakan akan banyak membantu pemerintah daerah dalam memajukan daerah terutama terkait dengan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumberdaya manusia (SDM) atau bentuk pembangunan mental spiritual lainnya.

"CSR perusahaan akan sangat membantu pembangunan di suatu daerah. Saya berharap, perusahaan yang ada di Kabupaten PALI ikut andil dalam pembangunan melalui program CSR sehingga PALI dapat maju dan lebih cepat berkembang,” ungkapnya.

Mawardi memberikan apresiasi terjalinnya hubungan harmonis antara pemerintah derah dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten PALI selama ini, karena itu dia meminta kabupaten kota lainnya di Sumsel dapat menerapkan hal serupa.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri acara silaturahmi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur  Jakarta, Kamis (13/12).
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri acara silaturahmi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan Forum Corporate Sosial Responsibility (CRS) PALI di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (13/12). (ISTIMEWA)

Pemerintah daerah dimintanya proaktif melakukan jemput bola ke perusahaan yang tidak merealisikan kewajibannya.

"Para bupati dan walikota harus jemput bola, jangan sungkan untuk bertemu dengan pengambil kebijakan di perusahaan terkait dengan dana CSR ini,” tambahnya.

Wagub memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai Kabupaten PALI, meskipun usianya baru lima tahun namun pencapaian dalam anggaran dalam APBD telah menembus angka Rp 1,7 triliun.

Angka tersebut bagi kabupaten baru tidak berarti tanpa bantuan dari perusahaan mengingat masih banyak fasilitas yang harus dibangunan terutama yang terakit dengan kesejahteraan rakyat.

Halaman
12
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved