Pilpres 2019

Sandiaga Bantah Pasangannya tak Butuh Media, Ini Ungkapan Hati Hingga Harapannya

Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno memberikan tanggapanya terhadap ungkapan Prabowo Subianto

Sandiaga Bantah Pasangannya tak Butuh Media, Ini Ungkapan Hati Hingga Harapannya
Twitter Sandiaga
Sandiaga 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno memberikan tanggapanya terhadap ungkapan Prabowo Subianto yang mengatakan bila tidak membutuhkan media.

Sandiaga Uno justru berharap kepada media untuk bisa menjadi pilar demokrasi yang menyampaikan kepada masyarakat.

Cerita Sandiaga ke Anak Milenial Palembang, Mulai di PHK Hingga Bangun Perusahaan Dari Nol

"Ini untuk mengingat media harus jadi pilar demokrasi jangan memberitakan yang mainstrem terutama media papan atas sangat saya bila tida hadir menjadi pilar demokrasi," katanya kepada awak media, di Guns Cafe Jumat (7/12/2018).

Diisukan Jadi Orang Ketiga, Ammar Zoni Beri Sinyal Lewat Foto Ini, Irish Bella Klarifikasi Isu Putus

Ia berharap media bisa objektif dalam memberitakan lebih menonjolkan tentang cerita-cerita demokratis.

"Ini harapan kita kepada media untuk menyajikan berita secara objektif, menampilkan tentang demokrasi kita," katanya.

Tak hanya itu Sandiag Uno juga menceritakan bila setiap hari ia terus memantau seberapa banyak pemberitaan tentang dirinya di media dan menjadikan media sebagai cermin untuknya.

Bukan Barang Mewah & Perhiasan, Tak Diduga Jessica Iskandar Beri Kado Operasi Plastik Untuk Ibunya

"Saya mengikuti laporan media, berapa jumlah pemberitaan tentang saya dan pak Prabowo dibanding dengan yang lain," ungkapnya

"Ini kaca buat kami, kami harus mampu mengsosialisasikan lebih program kita dan mitra kita adalah media," ceritanya.

Selain itu ia juga memberikan tanggapan posiif tentang usulan dari KPK untuk tidak menggaji anggota DPRD yag tidak bekerja.

"Simpel bagi saya kalau tidak kerja ngapain digaji enak saja, saya pengusaha juga tidak mau gaji karyawan yang kinerjanya tidak baik," katanya.

"Kan harusnya begini yah, bayarlah upah sebelum keringatnya kering, tapi ini kerja tidak bagaimana mau berkeringat, saya sangat mendukung itu," tutupnya.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved