BPOM Lubuklinggau Sita 196 Jenis Kosmetik Palsu dan Berbahaya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lubuklinggau mengamankan ratusan jenis kosmetik tanpa izin dan dipalsukan senilai puluhan juta.

BPOM Lubuklinggau Sita 196 Jenis Kosmetik Palsu dan Berbahaya
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMSEL.COM
Kepala BPOM Lubuklinggau Afdil Kurnia saat melakukan rilis di kantor BPOM Lubuklinggau Jl Garuda, Lubuk Aman, Jumat (07/12/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lubuklinggau mengamankan ratusan jenis kosmetik tanpa izin dan dipalsukan senilai puluhan juta.

Ratusan kosmetik yang diamankan tersebut merupakan hasil razia dari penertiban pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern dari Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara).

"Razia itu kita lakukan dari tanggal 5 - 29 November lalu," ungkap Kepala BPOM Lubuklinggau Afdil Kurnia saat melakukan rilis di kantor BPOM Lubuklinggau Jl Garuda, Lubuk Aman, Jumat (07/12/2018).

Dalam pelaksanaan razia tesebut pihaknya melibatkan Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian Perdagangan kota/kabupaten masing-masing.

"Kosmetik yang diamankan mulai dari lipstik berbahaya, berbagai krim mereka ternama yang dipalsukan dan berbagai jenis farfum ilegal asal luar negeri," ujarnya.

Total barang yang diamankan seluruhnya berjumlah 196 jenis, dengan total keseluruhan sebanyak 1962 pieces. Dengan nilai keekonomian mencapai Rp 25.9 juta.

Kedepan barang-barang hasil temuan tersebut akan segera dimusnahkan. Sementara untuk pemilik barang saat razia kemarin langsung dilakukan pembinaan dengan membuat surat perjanjian.

Ia menuturkan peredaran kosmetik berbahaya saat ini sudah meluas ke mana-mana. Bahkan dengan bantuan media sosial, peredarannya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, di kota maupun di daerah.

"Kebanyakan dari tiga wilayah ini dari Kabupaten Mura dan Muratara terutama ditemukan dari pasar tradisional. Sedangkan dari Lubuklinggau sangat sedikit,"ujarnya.

Dampak kosmetik ilegal ini memberikan efek yang cepat, kosmetik berbahaya ini pun terkadang memberikan masalah iritasi kulit. Biasanya akan membuat kemerahan dan perih di wajah, bahkan efeknya pengelupasan kulit.

" Ketika sudah mengetahui kita sedang menggunakan kosmetik berbahaya, sebaiknya segera dihentikan pemakaiannya," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved