Penembakan Prabumulih

Seusai Menembak Mati 3 Orang di Prabumulih, Oknum TNI Diduga Tembak Diri Sendiri, Ini Kata Psikolog

Menurut Pisikolog Renny Permataria setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam mengatasi permasalahan

Seusai Menembak Mati 3 Orang di Prabumulih, Oknum TNI Diduga Tembak Diri Sendiri, Ini Kata Psikolog
Tribunsumsel.com/ Edison
Penembakan Warga di Prabumulih 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Menurut Pisikolog Renny Permataria setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam mengatasi permasalahan.

"Jika seseorang bisa membunuh orang lain lalu dia pun bunuh diri itu banyak faktornya seperti ada konflik, dendam, tersingung dan lain-lain," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/12/2018).

Penembakan Prabumulih, Penuturan Anak Korban : Zainal Sama Ayah Ditembak Di Tempat Duduk

Selamat dari Serangan KKB di Papua Karena Pura-pura Mati, Ini Kisah Aldi Si Pengemudi Ojek

Lebih lanjut ia mengatakan, selain itu bisa juga karena membela diri akhirnya membunuh lawannya.

Lalu ketika sadar ia telah membunuh ia pun bunuh diri atau bahkan bisa jadi sudah direncanakan.

"Mengingat kasusnya ini seorang anggota dan membunuhnya pakai pistol tentunya sudah berijin. Untuk itu tentunya dites terlebih dahulu baik itu pisikotes, tes kejiwaan dan lain-lain," jelasnya.

Benda Ini Jadi Bukti Irish Bella dan Giorgino Abraham Beneran Putus? Tak Lagi Dipakai, Ternyata

Sementara itu terkait seringnya kasus membunuh dan bunuh diri ini Renny mengatakan, bahwa setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam mengatasi permasalahaanya.

Maka dari itu perlu pengendalian diri.

"Maka jika Anda mempunyai permasalahan sebaiknya dicari solusi penyelesaiannya. Bisa juga dengan mencari teman yang bisa diajak ngobrol soal permasalahannya," katanya.

"Tapi ingat cari orang yang tepat yang bisa diajak ngobrol terkait permasalahan yang dihadapi. Jangan sampai malah menambah masalah," bebernya.

Halaman
1234
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved