Kisah Dua Personel TNI Berhasil Redamkan Pemberontakan Terbesar di Papua Tanpa Gunakan Senjata

pemberontakan terbesar terjadi di Irian Barat.Pemberontakan terbesar itu dipimpin oleh Lodewijk Mandatjan

Kisah Dua Personel TNI Berhasil Redamkan Pemberontakan Terbesar di Papua Tanpa Gunakan Senjata
kompas.com/aris prasetyo
Ilustrasi TNI di Papua 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tahun 1967, pemberontakan terbesar terjadi di Irian Barat.

Pemberontakan terbesar itu dipimpin oleh Lodewijk Mandatjan yang berlokasi di Kepala Burung Irian.

Diklaim sebagai pemberontakan terbesar lantaran Mandatjan berhasil mengajak 14 ribu warga suku Arfak yang menjadi pengikutnya untuk masuk hutan.

Dari hutan Mandatjan bersama pengikutnya melakukan serangkaian kegiatan pengacauan keamanan.

Gara-gara ini keadaan Kabupaten Manokwari mencekam.

Berbagai penghadangan dilakukan kelompok Mandatjan di kecamatan Warmare dan Ransiki.

Aparat keamanan di sana tak cukup menanggulangi keadaan.

Motif pemberontakan Lodewijk Mandatjan bukan semata-mata ingin memisahkan diri dengan Indonesia.

Ia memberontak karena buruknya keadaan ekonomi pada awal Irian Barat bergabung dengan Indonesia, tentu beda dengan sekarang di mana keadaan ekonomi Papua sudah baik.

Bahkan Mandatjan sendiri adalah seorang pejuang Trikora yang merasa kecewa dengan Indonesia karena hal diatas.

Halaman
123
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved