Ada 6.272 Pemilih Pemula di Sumsel, Didominasi Mahasiswa

Momentum tahun pilpres semakin dekat. Tentu saja pesta rakyat lima tahunan ini menjadi sorotan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin baru ke depan.

Ada 6.272 Pemilih Pemula di Sumsel, Didominasi Mahasiswa
MELISA/TRIBUNSUMSEL.COM
Sosialisasi Pemilu dengan Tema Gerakan Cerdas Memilih di Gedung rektorat Lantai III UINRF Palembang, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Momentum tahun pilpres semakin dekat. Tentu saja pesta rakyat lima tahunan ini menjadi sorotan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin baru ke depan.

Tanpa terkecuali para pemilih pemula, yang wajib memiliki sejumlah pengetahuan dan wawasan baru terkait politik dan sistem demokrasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Iin Irwanto.

"Saat ini tercatat ada sekitar 6.272 pemilih pemula dan didominasi oleh pelajar maupun mahasiswa," ujarnya dalam Sosialisasi Pemilu dengan Tema Gerakan Cerdas Memilih di Gedung rektorat Lantai III UINRF Palembang, Kamis (6/12/2018).

Dia melanjutkan, mereka (pelajar dan mahasiswa) ini sangat potensial, sehingga KPU dan Bawaslu merasa perlu dan berkewajiban untuk menggelar sosialisasi dan dialog interaktif bersama mahasiswa.

"Maka dari itulah karena sebagian besar mahasiswa ini merupakan para pemilih pemula, tentu saja harus diberi edukasi yang positif agar pikiran kawula muda ini cerdas dalam menyikapi tahun politik," katanya.

Dia melanjutkan, generasi muda harus paham bagaimana proses politik, dan harus ikut berpartisipasi dalam politik, karena mahasiswa merupakan bagian dalam menentukan masa depan.

Pengamat Politik Sumsel, Prof Dr Joko Siswanto mengatakan pemilih yang cerdas adalah pemilih yang rasional. Mahasiswa harus berpikiran terbuka dan bisa memilah keputusan yang tepat.

“Pemilu merupakan wahana bagi mahasiswa dalam menggunakan hak pilihnya untuk memilih orang yang dianggap layak sebagai wakil rakyat,” ujar Joko yang juga sebagai Dosen FISIP Unsri dan Rektor Universitas Taman Siswa Palembang ini.

Apalagi, lanjutnya masih banyak informasi dan wawasan politik yang belum sampai pada mahasiswa selaku pemilih pemula. "Saya mengapresiasi pihak kampus sampai saat ini selalu terbuka dan memberikan ruang kepada mahasiswa bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan Sosialisasi Pemilu," katanya.

“Mahasiswa sebagai pemilih pemula akan menjadi sasaran politik uang, apabila pemilih yang cerdas tentu mampu dan harus menolak politik uang, serta menyaring informasi yang bersifat hoax," tambahnya.

Sementara itu, acara dialog ini juga dihadiri oleh anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sumsel yakni Hepriyadi, SH. MH, Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto.

Pengamat Politik/Rektor Universitas Taman Siswa, Prof Dr Joko Siswanto dan Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Drs HM Sirozi, M.A., Ph.D.

Dan ratusan mahasisa yang antusias dengan berdialog interaktif bersama beberapa narasumber selama acara berlangsung.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved