Bandar Narkoba Ini Atur Barang dari Penjara, Sabu 7,6 Kilogram dan Ekstasi 500 Butir

Polda Sumsel berhasil mengungkap distribusi narkoba jenis sabu seberat 7,6 kilogram dan 500 butir ekstasi yang dikendalikan dari tiga lapas.

Bandar Narkoba Ini Atur Barang dari Penjara, Sabu 7,6 Kilogram dan Ekstasi 500 Butir
YOHANES TRI NUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM
Kapolda dan barang bukti yang diamankan. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Johanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL, PALEMBANG - Polda Sumsel berhasil mengungkap distribusi narkoba jenis sabu seberat 7,6 kilogram dan 500 butir ekstasi yang dikendalikan dari tiga Lembaga Permasyarakatan (LP).

"Lagi-lagi kita berhasil mengungkap distribusi narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas, ini dikendalikan oleh satu keluarga. Satu diantaranya ada juga Firmansyah yang merupakan mantan anggota Polisi," ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Ia menyampaikan terdapat empat orang yang diamankan diantaranya Firmansyah (31), Maduk (31), Eni Kusrini (41) warga Desa Modong, Muaraenim, Edi Bambang (31) warga Sekayu, Musi Banyuasin.

Tersangka,  Firmansyah eks anggota polisi yang terlibat peredaran narkoba.
Tersangka, Firmansyah eks anggota polisi yang terlibat peredaran narkoba. (YOHANES TRI NUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM)

Pengungkapan itu bermula dari informasi penyerahan narkoba di SPBU Grand City, Kamis (29/11/2018) siang.

Di tempat itu, Polisi menangkap tiga tersangka Firmansyah (31) Maduk (31) dan Edi Bambang (31.

"Di SPBU Grand City itu, memang ada transaksi, Firmansyah dan Maduk tengah menyerahkan bungkusan kepada Edi."

Mereka semua kita tangkap berikut barang bukti berupa Sabu 2 KG dan 500 butir Ekstasi ," jelasnya

Usai menangkap ketiganya, Firmansyah mengaku hanya disuruh ibu mertuanya, Eni Kusrini.

Anggota pun langsung bergerak ke rumah, Eni Kusrini yang berada di jalan Angrek, Talang Petai, Prabumulih.

Halaman
12
Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved