Berita Gubernur Sumsel

Sambangi OKU Timur, Herman Deru Ajak Warga Pelihara Silaturahmi dan Persatuan

Gubernur Herman Deru mengikuti Pengajian akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah, DKM Darunnajah-Muslimat NU, di Desa Trantang Sakti

Sambangi OKU Timur, Herman Deru Ajak Warga Pelihara Silaturahmi dan Persatuan
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru foto bersama warga saat menghadiri Pengajian akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah, DKM Darunnajah-Muslimat NU, di Desa Trantang Sakti Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Minggu (2/12/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Gubernur Sumsel Herman Deru mengikuti Pengajian akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah, DKM Darunnajah-Muslimat NU, di Desa Trantang Sakti Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Minggu (2/12/2018).

Kesempatan itupun tak disia-siakan Deru untuk mengajak warganya untuk terus memelihara silaturahmi dan persatuan.

Menurut Deru, silaturahmi adalah tugas semua orang baik sebagai seorang muslim maupun warga NKRI.

Silaturahmi ini harus dipelihara oleh semua lapisan masyarakat dan akan lebih baik dimulai oleh para pejabat hingga caleg.

Khusus di Desa Trantang Sakti, Deru mengakui keutuhan persatuan warga sudah sangat teruji.

Hal ini bisa dilihat dari upaya masyarakat bahu membahu dan bergotong royong membangun masjid kebanggaan mereka Darunnajah.

Meskipun dalam perjalanannya pembangunan masjid ini masih membutuhkan banyak dana.

1 Januari 2019 RSUD Rupit Tidak Layani Warga Berobat Pakai KTP dan KK (Jamsoskes Sumsel Semesta)

Wawancara Khusus Kapten Yu Hyun Koo : Blak-balakan Dikejar Mafia Sampai Nasib Sriwijaya FC di Liga 1

"Makanya dari dulu saya ingin masyarakat OKU Timur selalu bersatu. Karena dengan bersatu semua bisa diwujudkan termasuk membangun masjid sebesar ini dengan rukun. Ini liar biasa," ujar HD.

Deru mengingatkan silaturahmi dan persatuan ini harus tetap dijaga bahkan ditingkatkan mengingat dalam waktu dekat Indonesia akan menghadapi proses politik yang besar yakni Pileg dan Pilpres.

"Seringkali agama di seret dalam proses politik. Inilah kenapa kita harus utuh."

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved