Karet dan Sawit

Pemerintah Beli 150 Ribu Ton Karet Sumsel, Petani Harus Punya Rekening dan Ini Syarat Lainnya

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membeli 150 ribu ton karet petani Sumatra Selatan untuk bahan campuran pembuatan aspal

Pemerintah Beli 150 Ribu Ton Karet Sumsel, Petani Harus Punya Rekening dan Ini Syarat Lainnya
Istimewa
Bupati Muba Dodi Reza Alex di Launching pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT) di Desa B4 Mulyorejo Kecamatan Sungai Lilin, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat lawatannya ke Palembang beberapa waktu lalu.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membeli 150 ribu ton karet petani asal Sumatra Selatan (Sumsel) untuk bahan campuran pembuatan aspal.

"Sesuai dengan perintah Presiden RI pada waktu lalu kami akan melakukan pembelian karet ke petani," ujar Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Kiagus Syaiful Anwar, Jumat (30/11/2018).

Namun pembelian karet ke petani harus sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementrian PUPR.

Diantaranya yakni kualitas karet itu sendiri harus baik.

Omongan Mamang Gelantum Viral, Mari Membedah Kalimat Gelantum Ujinya dan Teka-teka Tatakannya

Heboh, Begini Saat Presiden Jokowi Melantunkan Sepenggal Bait Lagu Deen Assalam

"Kami akan membeli jenis karet yang sudah ada spesifikasi kami dengan kadar karet kering 50 sampai 55 persen."

"Dan dilakukan uji kualiti kontrol kami melibatkan Balai di Sembawa mengenai airnya," katanya.

Selain kualitas, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi petani yakni memiliki KTP dan rekening tabungan agar karet tersebut bisa dibeli.

"Pembelian ini tak langsung tapi akan dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga yang akan kita tenderkan."

"Jadi akan kita bayar karet petani jika mereka melampirkan KTP dan rekening sebagai bukti," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved