Mitos Seputar Penularan Virus HIV yang Sering Disalahpahami Masyarakat

Sering kali sejumlah mitos muncul di masyarakat terkait penularan virus HIV. Akibatnya mereka, Orang Hidup dengan HIV/Aids (ODHA) sering dikucilkan

Mitos Seputar Penularan Virus HIV yang Sering Disalahpahami Masyarakat
tribunbatam.com
Hari Aids Sedunia 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sering kali sejumlah mitos muncul di masyarakat terkait penularan virus HIV.  Akibatnya mereka, Orang Hidup dengan HIV/Aids (ODHA) sering dikucilkan karena takut menularkan penyakitnya.

Mitos yang masih lekat di lingkungan masyarakat, mulai dari bisa tertular melalui bersin, di kolam renang umum, makan bersama hingga bersentuhan langsung dengan pengidap HIV dianggap dapat menularkan virus tersebut.

"Padahal tidak sama sekali, itu hanya mitos, sayangnya mitos ini beredar di masyarakat," kata Asisten Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Sumsel, Rohil Firmansyah kepada Tribun Sumsel.

Hal yang sebenarnya adalah virus tersebut dapat menular dari hubungan seks, jarum suntik yang digunakan secara bergantian serta melalui darah dan transfusi organ tubuh.
Hati-hati juga penularan melalui melalui metode pembersihan jerawat dan komedo dengan menggunakan alat yang sering diterapkan di salon-salon kecantikan.

"Tapi khusus transfusi darah dan organ tubuh, pihak medis pun sudah melakukan tindakan tepat dalam mencegah terjadinya penularan virus tersebut. Sementara untuk pihak salon, tentu harus wajib menjaga kesterilan alat-alatnya," jelasnya.(cr8)

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved