Apa Itu HIV/Aids? Total 170 Orang di Sumsel Meninggal Akibat Virus ini

HIV adalah fase dimana virus masuk menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sedangkan AIDS adalah masa dimana kekebalan tubuh tersebut sudah habis

Apa Itu HIV/Aids? Total 170 Orang di Sumsel Meninggal Akibat Virus ini
ISTIMEWA
Asisten Sekretaris KPAP Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- HIV dan AIDS adalah dua hal yang berbeda. Secara umum diketahui HIV adalah singkatan dari humanimmunodeficiency virus yaitu virus yang hidup dan berkembang biak dalam darah di tubuh manusia. 

Sedangkan AIDS adalah singkatan dari Aqcuired immune deficiency syndrome yaitu cacat kekebalan tubuh dapatan yang disebabkan oleh HIV.(cr8)

Asisten Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Sumsel, Rohil Firmansyah menjelaskan secara singkat apa itu HIV dan AIDS.

HIV adalah fase dimana virus masuk menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sedangkan AIDS adalah masa dimana kekebalan tubuh tersebut sudah habis atau sudah dilumpuhkan oleh virus HIV.

"Nah, bila sudah terkena AIDS maka akan sangat rentan terkena berbagai penyakit. Karena orang tersebut sudah tidak memiliki kekebalan tubuh lagi,"ujarnya Jumat (30/11).

Mulai dari mudah terkena TBC, infeksi saluran pencernaan, infeksi kulit dan berbagai penyakit lain sangat mudah menjangkit orang yang sudah terkena AIDS. Bahkan juga dapat menyebabkan kematian.

Maka dari itu, seorang yang terkena HIV dan AIDS seumur hidupnya tidak akan terlepas dari obat-obatan. Karena kekebalan tubuhnya harus selalu dijaga,"ujarnya.

 Sebutan bagi orang yang terkena HIV dan AIDS pun berbeda.

"Bagi yang terkena HIV disebut pengidap HIV sedangkan orang yang terkena AIDS disebut penderita AIDS,"jelasnya.

 Data orang dengan derita HIV AID (ODHA) di wilayah Sumsel sendiri, sejak bulan Januari hingga Juli 2018, KPAP Sumsel mencatat sudah ada 53 pengidap HIV dan 81 penderita AIDS, dimana 3 dari penderita AIDS tersebut sudah meninggal.

"Sementara, kalau kita kumulatifkan sejak tahun 1995 hingga 2018 di wilayah Sumsel tercatat sudah ada 1436 penderita HIV, 17 di antaranya sudah meninggal. Sementara untuk penderita Aids, total 1518 yang jadi penderita AIDS, 153 diantaranya meninggal dunia.

Rohil berpesan, bagi masyarakat yang belum terkena virus HIV supaya menerapkan pola hidup yang benar dan sebisa mungkin hindari pergaulan bebas yang menjadi salah satu faktor pendukung terbesar dari penularan virus tersebut.

"Sementara, bagi yang sudah terkena, diharapkan untuk bermental kuat. Ingat penyakit ini bukan penyakit biasa karena termasuk penyakit serius yang butuh penangan rutin.
Namun bukan berarti pengidap HIV AIDS tidak bisa hidup normal seperti orang yang tidak terkena virus itu,"

Rutin lakukan pengecekan, rajin minum obat, serta arahkan pikiran kalian menuju hal positif akan sangat membantu mempertahankan hidup anda. Maka dari itu, banyak-banyaklah mencari informasi melalui internet dan segera konsultasikan dengan dokter bila sudah menjadi pengidap.

"Awal pengidap HIV tidak bisa diketahui secara langsung, maka dari itu melakukan general check up ke dokter setiap enam bulan sekali, bisa juga menjadi salah satu antisipasi,"ujarnya (cr8)

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved