Dua Direktur Lama Gantikan Posisi M Adil, Belum Ada Nama Baru

Gubernur Herman Deru sebagai pemegang saham Bank Sumsel Babel (BSB) memastikan Direktur Utama Bank Sumsel (BSB) Muhamad Adil resmi diberhentikan

Dua Direktur Lama Gantikan Posisi M Adil, Belum Ada Nama Baru
HARTATI/TRIBUNSUMSEL.COM
Dua dirut sementara BSB. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Herman Deru sebagai pemegang saham Bank Sumsel Babel (BSB) memastikan Direktur Utama Bank Sumsel (BSB) Muhamad Adil resmi diberhentikan usai rapat umum luar biasa (RUPSLB) pemegang saham yang dilakukan Kamis siang, (29/11/2018).

Kekosongan jabatan Direktur Utama itu paling cepat terisi akhir Februari.

Muhammad Adil, mantan Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) resmi diberhentikan dari Direktur Utama,  Kamis (29/11/2018)
Muhammad Adil, mantan Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) resmi diberhentikan dari Direktur Utama, Kamis (29/11/2018) (Tribun Sumsel/ Hartati)

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut dua direksi lama yakni Antonius Prabowo Argo selaku Direktur Pemasaran dan Samuliddin Direktur yang juga merangkap direktur kepatuhan masih dipertahankan mengisi kekosongan jabatan Direktur Utama.

Keduanya akan bertugas bersama kolektif kolegial dalam memutuskan dan merumuskan kebijakan perusahaan bersama hingga direktur utama yang baru dilantik.

Samiluddin mengucapkan syukur dan terimakasih banyak kepada semua pihak di Bank Sumsel Babel yang selama ini telah bekerjasama merealisasikan target perusahaan dan atas dedikasinya selama ini bersama M Adil.

Tidak lupa pula dia mengucapkan terimakasih kepada M Adil yang sudah kurang lebih lima tahun menjabat Direktur Utama BSB dan Sudja bekerja bersama direksi juga komisaris dan semua pihak yang berjalan right on the track hingga bisa merealisasikan apa yang ditargetkan.

BSB hingga kini masih menyandang predikat perusahaan sehat, target laba tercapai bahkan saat ini berada di atas 100 persen hingga 28 November. Dana pihak ketiga yang dihimpun juga juga tercapai, namun untuk penyaluran kredit memang .asih harus dimaksimalkan.

"Tidak ada target khusus hanya saja sisa satu bulan tahun 2018 harus ditutup dengan kerja maksimal agar target bisa tercapai atau paling tidak apa yang sudah dicapai bisa dipertahankan, jangan sampai turun, nasabah harus naik, penyaluran kredit juga harus naik," katanya.

Samiluddin enggan menanggapi jika kinerja Adil selama ini buruk dan tidak bisa merealisasikan target yang dibebankan sehingga harus lengser dari kursinya. Menurutnya cukuplah Gubernur saja yang memahami dari mana sumber laporan itu dan pastinya sumber terpercaya.

Antonius Prabowo Argo selaku Direktur Pemasaran dan Samuliddin Direktur yang juga merangkap direktur kepatuhan masih dipertahankan mengisi kekosongan jabatan Direktur Utama.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved