Berita Palembang

Sempat Buron 2 Minggu, Pembunuh Ismail Warga 27 Ilir Palembang Dibekuk di Tempat Persembunyian

Erlangga sempat buron dua minggu. Ia merupakan salah satu pelaku pengeroyokan M Ismail alias Agok di Kelurahan 27 Ilir Kecamatan IB II Palembang

Sempat Buron 2 Minggu, Pembunuh Ismail Warga 27 Ilir Palembang Dibekuk di Tempat Persembunyian
Sripo/ Welly Hadinata
Erlangga alias Angga (25 tahun), pria yang sempat jadi buronan kasus penganiayaan sampai korbannya meninggal saat di Polsek IB II Palembang, Kamis (22/11/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Erlangga alias Angga (25 tahun), pria yang sempat jadi buronan kasus penganiayaan sampai korbannya meninggal ini dibekuk petugas Reskrim Polsek IB II Palembang, Rabu (21/11/2018).

Erlangga sempat buron dua minggu. Ia merupakan salah satu pelaku pengeroyokan M Ismail alias Agok di Kawasan Kelurahan 27 Ilir Kecamatan IB II Palembang, awal November lalu.

Ekspresi muka yang pasrah, Erlangga alias Angga (25), hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan petugas di Mapolsek IB II Palembang, Kamis (22/11/2018).

Tercatat selama dua minggu, Erlangga menjadi buronan petugas atas kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Baca: Berharap Dapat Kerja Malah Ditipu Teman Sendiri

Baca: Sumsel Sabet Provinsi Terbaik Pendukung KUR

Tersangka Erlangga dibekuk petugas Reskrim Polsek IB II Palembang, ditempat persembunyiannya di kawasan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (21/11/2018).

"Aku dak tau dio (korban) meninggal dunia. Karena habis kejadian itu aku pergi ke Bayung Lincir," ujar Erlangga, ketika rilis perkara di Mapolsek IB II Palembang.

Tersangka Erlangga merupakan salah satu pelaku pengeroyokan terhadap korban M Ismail alias Agok yang terjadi di kawasan Kelurahan 27 Ilir Kecamatan IB II Palembang, pada awal November lalu.

Korban Agok yang merupakan tetangganya tersangka, tewas dengan kondisi luka tusuk dan sabetan senjata tajam (sajam) yang dilakukan Erlangga bersama dua rekannya yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca: Peringatan Maulid Nabi Muhammad di OKU, Habib Novel Jindan Jelaskan Misi Rasulullah di Dunia

Baca: Empat Petarung WWE yang Meninggal Pada Usia Muda, Salah Satunya Karena Doping

Motif korban dianiaya tersangka dan kedua rekannya, diketahui karena masalah cemburu.

"Waktu itu kami cekcok mulut dulu, terus aku tusuk pakai pisau. Memang sebelumnya dia (korban) mau tusuk duluan, tapi aku tangkis. Aku lihat dia sudah berdarah dan pulang ke rumahnya," ujar Erlangga.

Kapolsek IB II Palembang Kompol Agus Hairuddin didampingi Kanit Reskrim Ipda Hermansyah mengatakan, motifnya diketahui karena cemburu.

Baca: Piala AFF 2018 : Timnas Indonesia Gagal Total, Yanto Basna Berikan Sindiran Keras, Enak Jamanku To?

Baca: Jadwal Pertandingan Persija Jakarta dan PSM Makassar Pekan 32 Liga 1, Pekan Penentuan Juara

Korban diduga cemburu dan ribut dengan tersangka. Sehingga tersangka melakukan penusukan terhadap korban hingga tewas.

"Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan dan atas perbuatannya dikenakan pasal 338 KUHP dan pasal 170 ayat 3 KUHP. Untuk tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas," ujarnya. (SP/ Welly Hadinata)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved