Kejurnas Hockey 2018 di Cimahi, Jawa Barat - Tim Hockey Sumsel Gagal Lolos

Tim Hockey Putra Sumatera Selatan (Sumsel)dipastikan tidak lolos fase grup Kejurnas Hockey Indoor 2018 di GOR Dis Jas AD, Cimahi, Jawa Barat.

Kejurnas Hockey 2018 di Cimahi, Jawa Barat - Tim Hockey Sumsel Gagal Lolos
Dok. Panitia Kejurnas
Pemain Hockey Sumsel, Andre, berusaha merebut bola dari penguasaan pemain bertahan Kalimantan Timur (Kaltim) pada pertandingan Grup B, Kejurnas Hockey Indoor 2018 di GOR Dis Jas AD, Cimahi, Jawa Barat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi, Tim Hockey Putra Sumatera Selatan (Sumsel) yang berada di Grup B bersama Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Papua, dan Kalimantan Timur, dipastikan tidak lolos fase grup Kejurnas Hockey Indoor 2018 di GOR Dis Jas AD, Cimahi, Jawa Barat.

Nasib serupa juga dialami Tim Hockey Putri Sumsel yang sejauh ini sudah melakoni dua pertandingan dengan hasil seri, 3-3 melawan Papua Barat dan kalah 0-9 dari Jawa Timur.

Namun, meski dua kategori tim gagal melaju ke fase selanjutnya, Pelatih Hockey Sumsel, Rubi Yosanta, mengaku tetap bangga dan sangat mengapresiasi perjuangan anak didiknya.

Menurut dia, dari sisi teknik dan fisik anak asuhnya tidak kalah. Satu-satu satunya yang membuat sulit bersaing adalah persoalan mental yang dipicu minimnya pengalaman bertanding.

"Anak-anak (putra) sudah menjalani empat pertandingan, hasilnya cuma sekali menang. Kali ini kita memang berat, karena berada di pool 'neraka'. Tapi ambil sisi positifnya saja, dengan begitu anak-anak bisa belajar banyak dari mereka di setiap pertandingan," kata Yosan, saat dihubungi Tribun Sumsel via WhatsApp, Rabu (21/11/2018).

Dikatakan, pada pertandingan terakhir, Tim Hockey Putra akan meladeni tim dari Jawa Tengah.

Meski sudah pasti tidak lolos, pertandingan ini tetap penting untuk menjaga peluang berada di 10 besar peringkat nasional dan 11 peserta Kejurnas tahun ini.

"Kalau tim putri bisa dibilang 'mission impossible', karena pertandingan terakhir itu melawan tim DKI Jakarta, peraih perak SEA Games. Sebagian besar pemainnya juga pemain Timnas Hockey Indonesia," kata Yosan.

Terlepas dari evaluasi tim, Yosan juga menyampaikan beberapa masukan untuk pengurus Federasi Hockey Indonesia (FHI) Sumsel.

Menurut dia, ke depan FHI Sumsel harus lebih fokus kepada pembinaan berjenjang, mempopulerkan hockey di kalangan pelajar dan mahasiswa, termasuk pembentukan Pengcab di kabupaten dan kota yang ada di Sumsel.

Dengan keberadaan Pengcab, kata Yosan, diharapkan banyak terbentuk klub dan itu akan berimbas kepada banyaknya kompetisi, seperti Kejurda, Popda, dan Porprov dan jenis even lainnya.

"Satu hal yang juga penting, Pengprov harus lebih sering membuat semacam seminar dan coching clinik skala daerah untuk insan hockey Sumsel. Karna tidak bisa dimungkiri sertifikat dan lisensi akan membantu insan hockey dalam mengembangkan cabang ini," katanya.

Penulis: Eko Adiasaputro
Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved