Tampil di Indonesia Lawyers Club Kasus Baiq Nuril, Mahfud MD: Sukma Hukum Hilang, Grasi tak Bisa

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD angkat suara soal kasus hukum yang menimpa Baiq Nuril. Mahfud menyebut Sukma hukum hilang

Tampil di Indonesia Lawyers Club Kasus Baiq Nuril, Mahfud MD: Sukma Hukum Hilang, Grasi tak Bisa
Kolase TribunSolo.com
MAhfud MD dan Baiq Nuril 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD angkat suara soal kasus hukum yang menimpa Baiq Nuril.

Mahfud menyebut Sukma hukum hilang jadi hukum terpisah dari keadilannya pada kasus Baiq Nuril.

Hal tersebut diungkapkan Mahfud saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (20/11/2018).

Mulanya, ia mengatakan bahwa dirinya belum membaca vonis pada Baiq Nuril, ia hanya berargumen berdasarkan bacaan kasus yang hingga kini masih bergulir.

Baca: Facebook dan Instagram Gangguan (error), Selasa (20/11/2018) malam. Gangguan Hampir di Seluruh Dunia

"Saya akan menyampaikan pandangan saya berdasar itu, saya belum baca vonisnya saya hanya baca berita," ujarnya mengawali.

Baca: Ahmad Mario Warga Pagaralam Hilang, Motor Sudah Ditemukan, Beredar Rekaman Suara Minta Tolong

Ia memberikan kesimpulan bahwa dalam kasus Baiq, tidak ada keadilan yang ditanamkan.

"Saya punya kesimpulan pertama, dalam kasus ini ada penengakan hukum formal yang saya yakini hakim Mahkamah Agung berpedoman pada aturan tapi tidak ada keadilan," kata Mahfud.

Baca: Kimchi Day 22 November: Apa Itu Kimchi? Ini Penjelasannya

"Sukma hukum hilang jadi hukum terpisah dari keadilannya. Terori hukum dan keadilan itu bersinergi," ujar Mahfud.

Baca: Ciktuti Iin Puspita, Keseharian Bekerja Sebagai Pemandu Lagu yang Ditemukan Tewas di Mampang Jakarta

Mahfud menambahkan, hanya ada satu alternatif yang bisa ditempuh oleh Baiq Nuril.

"Dari alternatif yang sesudah disebut, koreksi putusan yang paling tepat hanya PK (peninjauan kembali) yang bisa menyatakan kasasi MA salah," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved